Pasien COVID-19 rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 47 orang

Pasien COVID-19 rawat inap di RSD Wisma Atlet bertambah 47 orang

Pasien sembuh COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta, hingga 21 Oktober 2020 dilaporkan berjumlah 20.275 orang (ANTARA FOTO/Ariella Annasya/gp/foc)

Semula pada Rabu 2.345 orang, bertambah 47 orang
Jakarta (ANTARA) - Jumlah pasien terkonfirmasi positif
COVID-19 dalam perawatan di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, bertambah 47 orang pada Kamis.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, mengatakan total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di Menara 4, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet itu kini berjumlah 2.392 orang.

"Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Menara 4, 6 dan 7 (sebanyak) 2.392 orang, 1.213 pria, 1.179 wanita. Semula (pada Rabu) 2.345 orang, bertambah 47 orang," ujar Aris di Jakarta pada Kamis.

Baca juga: Pasien COVID-19 dirawat inap di Wisma Atlet bertambah jadi 2.410 orang

Lebih lanjut, Aris melaporkan ada 891 pasien isolasi mandiri di Menara 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada Kamis.

Jumlah tersebut bertambah 80 orang dari jumlah pasien isolasi mandiri yang dilaporkan pada Rabu (2/12).

"Pasien flat isolasi mandiri (Menara 5) 891 orang, 502 pria, 389 wanita. Semula 811 orang, bertambah 80 orang," ujarnya.

Pemerintah pertama kali membuka Menara 6 dan 7 Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat khusus penanganan COVID-19 pada 23 Maret 2020.

Menara tersebut yang digunakan sebagai ruang rawat inap pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Baca juga: 25.590 pasien COVID-19 di Wisma Atlet sembuh

Kemudian, pemerintah membuka lagi Menara 4 dan 5 yang dikhususkan sebagai ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Menara 5 lebih dulu dioperasikan untuk isolasi mandiri daripada Menara 4, yaitu pada 15 September 2020. Selanjutnya, Menara 4 baru mulai dioperasikan pada 21 September 2020.

Kemudian pada Senin (30/11), Kepala Sekretariat RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kesehatan Laut dr R M Tjahja Nurrobi, menginformasikan adanya alih fungsi Menara 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri.

Baca juga: RSD Wisma Atlet alihfungsikan satu menara untuk perawatan COVID-19

Mengenai kapasitas, berdasarkan data tempat tidur dan pasien yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian pada 21 September 2020, Menara6 diketahui memiliki 1.300 tempat tidur, Menara 7 memiliki 1.578 tempat tidur,

Lalu, Menara 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan terakhir Menara 5 memiliki 1.570 tempat tidur.

Sejak beroperasi pada 23 Maret, RSD Wisma Atlet memiliki 28.975 pasien yang terdaftar melakukan perawatan COVID-19.

Dari jumlah tersebut, 26.086 orang dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan tersebut.

Baca juga: Pasien sembuh COVID-19 di Indonesia tambah 4.001, positif 5.533 orang

Sedangkan, dari 17.805 orang pasien yang terdaftar menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet sejak 15 September 2020, 16.625 orang pasien sudah dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Aris mengatakan, RSD Wisma Atlet juga memberikan rekomendasi rujukan pasien COVID-19 ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.

RSD Wisma Atlet telah merujuk pasien ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 489 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 3 Desember 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang.

Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 8 orang terhitung sejak 23 Maret tersebut.

Baca juga: Pasien COVID-19 di Kulon Progo bertambah 13 orang menjadi 512 kasus

 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar