Saham Jerman melemah lagi dengan indeks DAX 30 merosot 0,45 persen

Saham Jerman melemah lagi dengan indeks DAX 30 merosot 0,45 persen

Dokumentasi - Papan indeks saham Jerman (DAX) terlihat pada akhir hari perdagangan di bursa efek Jerman (Deutsche Boerse) di Frankfurt, Jerman. ANTARA/REUTERS / Kai Pfaffenbach / File Photo/pri.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman ditutup melemah lagi pada perdagangan Kamis (3/12), memperpanjang kerugian menjadi dua hari berturut-turut, dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt merosot 0,45 persen atau 60,38 poin, menjadi menetap di 13.252,86 poin. Indeks DAX 30 tergerus 0,52 persen atau 69,06 poin menjadi 13.313,24 poin pada Rabu (2/12), setelah menguat 0,69 persen atau 91,14 poin menjadi 13.382,30 poin pada Selasa (1/12), dan kehilangan 0,33 persen atau 44,52 poin menjadi 13.291,16 poin pada Senin (30/11).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 30, sebanyak 21 saham mengalami kerugian dan sembilan saham lainnya berhasil mencatat keuntungan.

Covestro AG, perusahaan Jerman yang memproduksi berbagai bahan baku berbahan dasar poliuretan dan polikarbonat, mencatat kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya terpangkas 2,43 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kimia multinasional Jerman Linde dan grup perusahaan pemasok energi E.ON, yang masing-masing kehilangan 2,00 persen dan 1,34 persen.

Sementara itu, perusahaan produsen mesin pesawat terbang MTU Aero terangkat 2,57 persen, menjadikannya pencetak keuntungan teratas (top gainer) di antara saham-saham unggulan.

Disusul oleh saham perusahaan jasa keuangan dan perbankan terkemuka Jerman Deutsche Bank, serta perusahaan pembuat pakaian dan peralatan olahraga Adidas yang masing-masing menguat 2,32 persen dan 2,24 persen.

SAP adalah saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 254,11 juta euro (308,77 juta dolar AS).

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar