counter

"Car Free Day" Jakarta Jadi Dua Kali Sebulan

"Car Free Day" Jakarta Jadi Dua Kali Sebulan

Ribuan warga Jakarta dan sekitanya memadati bundaran HI-Jl Thamrin-Sudirman ketika di berlakukannya hari bebas berkendaraan bermotor (car free day) di sekitar tempat tersebut, Jakarta/ilustrasi. (ANTARA/Saptono)

Jakarta (ANTARA News) - Sambutan luas atas Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) atau Car Free Day (CFD) membuat Pemprov DKI berniat untuk menambah frekuensinya dari sebulan sekali menjadi dua kali.

Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo sebelumnya telah menginstruksikan Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) untuk melakukan pengaturan bagi diselenggarakannya CFD dua kali sebulan di jalan protokol Sudirman-Thamrin.

"Kami sedang menyusun jadwal baru untuk bisa melaksanakan CFD dua kali dalam sebulan. Diharapkan bulan Juni nanti sudah dapat diterapkan," kata Kepala BPLHD DKI Peni Susanti di Jakarta, Kamis.

Peni menyebut permintaan Gubernur itu adalah untuk mengakomodasi keinginan masyarakat luas yang merasakan banyak manfaat dari adanya hari tanpa kendaraan bermotor yang digelar tiap hari Minggu terakhir setiap bulannya.

"Ini atas permintaan masyarakat yang banyak menggunakan CFD untuk menambah kerukunan keluarga. Banyak yang bilang daripada main ke mall, mending berolahraga bersama keluarga," papar Peni.

Saat ini, selain di jalan Sudirman-Thamrin, tiap wilayah di DKI juga telah merintis pelaksanaan CFD di wilayah meskipun dengan frekuensi yang masih jarang.

Pelaksanaan CFD yang dinilai sukses adalah di jalan utama ibukota yakni Sudirman-Thamrin yang digunakan masyarakat luas untuk berbagai aktivitas seperti bersepeda, berolahraga maupun hanya sekedar menikmati jalan tanpa kendaraan bermotor.

Selain itu, ajang CFD itu juga dilihat sebagai salah satu arena sosialisasi yang cukup efektif bagi masyarakat seperti yang dilakukan TMC ketika meluncurkan akun "twitter" beberapa waktu lalu.

"Adanya ajang ini membuat sosialisasi kebijakan pemerintah menjadi lebih efektif karena masyarakat banyak berkumpul," ujar Peni.

Atas pertimbangan-pertimbangan itulah maka Pemprov DKI akan segera mewujudkan pelaksanaan CFD hingga dua kali seminggu khusus di Sudirman-Thamrin selain sebulan sekali di tiap wilayah.

CFD juga telah terbukti efektif untuk mengurangi kadar emisi gas buang kendaraan yang menjadi polutan terbesar di Jakarta sehingga menyukseskan program Langit Biru yang dicanangkan Pemprov DKI.(A043/A038)

AirNav larang balon udara terbang bebas

Pewarta: handr
Editor: Aditia Maruli Radja
COPYRIGHT © ANTARA 2010

Komentar