Difabel Kudus gelar peringatan Hari Disabilitas dengan bagikan masker

Difabel Kudus gelar peringatan Hari Disabilitas dengan bagikan masker

Seorang penyandang disabilitas yang tergabung dalam Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK), Jawa Tengah, memberikan masker kepada pengguna jalan di Jalan Jenderal Sudirman Kudus, Jawa Tengah, Jumat (4/12/2020). ANTARA/Akhmad Nazaruddin Lathif

Kudus (ANTARA) - Forum Komunikasi Disabilitas Kudus (FKDK), Jawa Tengah, menggelar peringatan Hari Disabilitas Internasional 2020 dengan membagikan masker kepada pengguna jalan sekaligus untuk mengkampanyekan tetap disiplin memakai masker demi mencegah paparan COVID-19, Jumat.

Pembagian masker berlangsung di perempatan Pegadaian Kudus di Jalan Jenderal Sudirman dengan memanfaatkan lampu pengatur lalu lintas saat menyala merah untuk membagikan masker kepada pengguna jalan.

"Total masker yang kami siapkan sebanyak 500 lembar masker yang merupakan hasil produksi dari anggota FKDK," kata Ketua FKDK Rismawan Yulianto ditemui di sela-sela membagikan masker di Kudus.

Baca juga: Komnas Perempuan: Disabilitas rentan menjadi korban kekerasan

Ia berharap masyarakat tetap patuh dan disiplin mematuhi protokol kesehatan, terutama memakai masker saat beraktivitas di luar rumah. Jangan lupa mencuci tangan pakai sabun serta menjaga jarak dengan orang lain.

Pada Hari Disabilitas Internasional atau HDI 2020 yang diperingati setiap 3 Desember, juga menjadi momentum FKDK untuk mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kaum disabilitas, termasuk pemerintah agar menyediakan fasilitas umum yang ramah difabel.

Salah satunya, trotoar yang menjadi fasilitas untuk pejalan kaki diharapkan juga benar-benar ramah terhadap kaum difabel dengan menambah jalur pemandu atau guiding block bagi tunanetra.

Baca juga: Menaker Ida ajak perkuat komitmen penuhi hak penyandang disabilitas

Beberapa trotoar yang ada di Kabupaten Kudus, diakui sudah tersedia jalur pemandu bagi tunanetra, namun sebagian besar belum dilengkapi fasilitas yang ramah difabel tersebut.

FKDK juga menyoroti masih adanya jalur pemandu yang menabrak tiang listrik dan pohon, namun hingga kini masih belum dibenahi.

Dia berharap pedestrian yang sedang dibangun di Jalan Sunan Kudus juga ramah terhadap penyandang disabilitas dengan dilengkapi jalur pemandu.

Baca juga: Yayasan Pensil kampanyekan protokol kesehatan bagi disabilitas

Pewarta: Akhmad Nazaruddin
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar