20 balita diimunisasi cegah kejadian luar biasa selama pandemi

20 balita diimunisasi cegah kejadian luar biasa selama pandemi

Imunisasi balita untuk mencegah kejadian luar biasa selama pandemi virus corona (COVID-19) di Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara, Jumat (4/12/2020). ANTARA/HO-Humas Pemkot Jakut/am.

agar balita terhindar dari berbagai penyakit dan infeksi
Jakarta (ANTARA) - Puskesmas Penjaringan Jakarta Utara melakukan imunisasi terhadap 20 bayi berumur maksimum lima tahun (balita) di RW 12 Kelurahan Penjaringan, Jakarta Utara untuk mencegah kejadian luar biasa selama pandemi virus corona (COVID-19).

Pelaksana Promosi Kesehatan Puskesmas Penjaringan Manda Hafni di Jakarta, Jumat mengatakan kegiatan upaya kesehatan bersumberdaya masyarakat (UKMB) New Normal Imunisasi itu tetap memberlakukan protokol kesehatan ketat.

"Untuk tetap menjaga kesehatan semua pihak. Baik petugas kesehatan, orang tua dan anak yang akan diimunisasi, dilakukan pendaftaran secara daring dengan kuota pendaftar yang dibatasi," jelas Manda.

Para balita itu mendapatkan imunisasi dasar lengkap dan lanjutan seperti BCG, DPT-HB, IPV, Campak, Rubella dan Polio.

Baca juga: Meski pandemi, Kemenkes-IDAI sarankan imunisasi wajib untuk balita

Imunisasi itu dilakukan sembilan petugas yakni empat orang tenaga kesehatan, satu orang tim disinfektan, tiga kader kesehatan dan satu orang kader PKK Tingkat RW 01.

Manda berharap balita di wilayah Kecamatan Penjaringan mendapatkan haknya melalui pemenuhan layanan kesehatan imunisasi.

Dia mengatakan, pada masa pandemi, balita merupakan salah satu kelompok rentan yang perlu dilindungi.

"Ini dilakukan agar balita terhindar dari berbagai penyakit dan infeksi yang dapat mengakibatkan kesakitan bahkan kematian anak," jelas Manda.

Baca juga: Jabar targetkan imunisasi 6,5 juta balita

Pewarta: Fauzi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Layanan imunisasi tetap berjalan di masa pandemi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar