Pansel BPJAMSOSTEK harus profesional dan tak terpengaruh hoax

Pansel BPJAMSOSTEK harus profesional dan tak terpengaruh hoax

Pakar Kebijakan Publik Universitas Nasional Chazali Husni Situmorang. ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf/Spt/aa.

Pansel harus lebih selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. Saya percaya seluruh anggota pansel mampu bekerja dengan profesional, objektif dan transparan
Jakarta (ANTARA) - Pakar Kebijakan Publik Universitas Nasional Chazali H Situmorang meminta panitia seleksi (pansel) Dewan Pengawas (Dewas) dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) diminta untuk tetap profesional dan tidak mudah terpengaruh hoaks.

Hal tersebut diutarakan Chazali Situmorang menyusul adanya kabar bahwa Kejaksaan Agung (Kejagung) sedang melakukan penyelidikan awal atas dana investasi yang dikelola BPJS Ketenagakerjaan.

“Pansel harus lebih selektif dalam menerima informasi dan tidak mudah percaya dengan isu-isu yang belum terbukti kebenarannya. Saya percaya seluruh anggota pansel mampu bekerja dengan profesional, objektif dan transparan. Apalagi saat ini Kejagung baru melakukan penyelidikan, yang sifatnya masih awal dan dugaan,” katanya dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Sabtu.
​​​​​​​
Chazali menambahkan dirinya mengamati bahwa informasi tersebut sengaja dibuat di tengah adanya proses seleksi Dewas dan Direksi BPJS Ketenagakerjaan dengan tujuan mendiskreditkan calon lain, dan memuluskan jalan seseorang untuk mendapatkan jabatan tertentu.

Sementara itu terkait turunnya nilai investasi BPJS Ketenagkerjaan, dirinya melihat bahwa saat ini semua bentuk investasi pasti terimbas pandemi COVID-19 yang berkepanjangan.

Hal tersebut juga bukan hal yang aneh, karena tidak hanya dialami oleh BPJS Ketenagakerjaan, tapi juga oleh semua lembaga di Indonesia maupun dunia.

“Keadaan pasar saat ini memang sedang tidak baik akibat pandemi. Penurunan di bidang investasi itu wajar, karena semua lembaga mengalami hal yang sama," katanya.

Kendati demikian, di sisi lain BPJS Ketenagakerjaan tetap mampu melakukan pelayanan yang maksimal kepada peserta. Bahkan meski di tengah pandemi, nilai manfaat yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan justru terus meningkat, ditambah juga dengan diskon iuran hingga 99 persen yang bisa meringankan beban dunia usaha.

"Semoga ke depan BPJS Ketenagakerjaan tetap dipimpin oleh orang yang amanah dan bertanggung jawab,” demikian  Chazali H Situmorang.

Baca juga: SP BPJamsostek imbau kalangan internal daftar jadi dewas dan direksi

Baca juga: BPJAMSOSTEK dan Kemenlu sepakati integrasi sistem perlindungan PMI

Baca juga: Jaminan sosial tidak bedakan pekerja berdasarkan jenis usahanya


Pewarta: Indriani
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pendaftaran Dewas dan Direksi BPJS dibuka awal Oktober

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar