BNI-PNM sinergi penyaluran kredit UMKM pacu pemulihan ekonomi nasional

BNI-PNM sinergi penyaluran kredit UMKM pacu pemulihan ekonomi nasional

Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal (kiri) dan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PNM, MQ Gunadi menandatangani perjanjian kerja sama tentang Sinergi BUMN Dalam Rangka Peningkatan Pemberdayaan UMKM Melalui Pengalihan Dana Program Kemitraan di Jakarta, Jumat (4/12/ 2020). (ANTARA/HO-BNI)

BNI akan terus berkomitmen untuk mendukung sektor UMKM dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk menjalin kerja sama dengan PT Permodalan Nasional Madani (PNM) Persero) dalam penyaluran kredit sektor UMKM untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional.

"BNI akan terus berkomitmen untuk mendukung sektor UMKM dan pemberdayaan ekonomi kerakyatan," kata Direktur Bisnis UMKM BNI Muhammad Iqbal dalam keterangan tertulis di Jakarta, Sabtu.

Untuk menandai sinergi, kedua BUMN itu menandatangani Perjanjian Kerja Sama yang dilakukan Muhammad Iqbal dengan Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko PMN M Q Gunadi di Jakarta, Jumat (4/12/2020).

Dalam kerja sama itu, PNM menjadi mitra BNI dalam penyaluran kredit bagi UMKM binaan PNM dan hingga saat ini sudah lebih dari 10 ribu debitur yang menerima manfaat penyaluran kredit kerja sama BNI dan PNM.

Baca juga: BNI genjot transformasi jadi pemain global

Untuk mendorong akselerasi pemberdayaan masyarakat melalui kerja sama ini, BNI dan PNM terus berkomitmen meningkatkan penyerapan penyaluran kredit dengan mempermudah akses pembiayaan bagi UMKM.

Iqbal menambahkan BNI memiliki dua strategi dalam meningkatkan penyaluran kredit kepada UMKM yaitu penyaluran langsung ke pelaku UMKM atau penyaluran secara tidak langsung melalui kerja sama strategis dengan lembaga keuangan bank dan nonbank seperti yang dilakukan dengan PNM.

"Sejak tahun 2008 penyaluran kredit kerja sama BNI dengan PNM ini dimanfaatkan untuk para nasabah ULaMM dan PNM Mekaar," imbuhnya.

Baca juga: BNI telah salurkan kredit dari dana PEN Rp12,03 triliun

ULaMM, lanjut dia, merupakan layanan pinjaman modal untuk usaha mikro dan kecil yang disertai bimbingan untuk mengembangkan usahanya serta merupakan model PNM yang penyaluran pembiayaannya secara langsung baik kepada perorangan atau pinjaman badan usaha.

Adapun Mekaar disiapkan untuk memberikan layanan bagi wanita prasejahtera yang tidak memiliki modal untuk membuka usaha maupun modal untuk mengembangkan usaha mereka.

Pada kesempatan yang sama, Gunadi juga menyampaikan bahwa PNM akan memanfaatkan pembiayaan yang diberikan oleh BNI sebaik-baiknya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat pra sejahtera.

Baca juga: BNI fokus garap UMKM orientasi ekspor

"Ini akan terus menjadi PR bersama untuk mengawal UMKM terutama di saat pandemi ini bukan hanya pembiayaan namun juga memberikan pembinaan berupa peningkatan kapasitas usaha dan pendampingan nasabah," ujar Gunadi.

Kerja sama ini terus ditingkatkan dengan aliansi strategis penyaluran kredit komersial yang digunakan untuk pembiayaan pelaku ekonomi UMKM.

Dengan aktivitas tersebut, lanjut dia, geliat usaha pelaku UMKM tetap produktif, sehingga mendorong percepatan program PEN, dengan harapan ekonomi nasional dapat semakin tumbuh pada 2021.

Baca juga: BNI tumbuhkan wirausaha milenial melalui UMKM Muda

Pewarta: Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Mengantar UMKM Sulut ke pasar global dengan pembayaran digital

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar