Kementerian PUPR segera rehabilitasi Sungai Belawan di Deli Serdang

Kementerian PUPR segera rehabilitasi Sungai Belawan di Deli Serdang

Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Mochamad Basuki Hadimuljono meninjau lokasi banjir di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara pada Senin. (ANTARA/Nur Aprilliana Br Sitorus)

akan kita padatkan dan sungainya kita perbaiki
Medan (ANTARA) - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) segera merehabilitasi Sungai Belawan di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, menyusul banjir yang terjadi beberapa waktu lalu yang memakan korban enam orang.
 
"Kita akan bikin 'ground sill' (bangunan melintang sungai) di hilir. Itu meninggikan dasar sungai supaya arusnya tidak terlalu deras sehingga tidak menghantam kiri dan kanan tebing," kata Menteri PUPR Mochamad Basuki Hadimuljono saat meninjau lokasi banjir di Desa Tanjung Selamat, Deli Serdang pada Senin.

Baca juga: Menteri PUPR tinjau lokasi banjir di Deli Serdang
 
Basuki juga mengatakan akan segera melakukan pemadatan tanggul yang ada di bantaran sungai.
 
"Tebing ini juga tidak dibuat secara proper, karena kelihatan tidak ada pemadatan. Nanti akan kita padatkan dan sungainya kita perbaiki," ungkapnya.
 
Ia menjanjikan akan menyelesaikan perbaikan tersebut dalam waktu tiga minggu.

Baca juga: Enam jenazah korban banjir Deli Serdang sudah ditemukan

Baca juga: 313 warga masih mengungsi terdampak banjir di Deli Serdang
 
"Mudah-mudahan tiga minggu selesai karena Masih ada kemungkinan hujan yang lebih besar lagi yang akan datang menurut BMKG," jelasnya.
 
Sebelumnya, banjir yang merendam ratusan rumah di Perumahan De Flamboyan, Desa Tanjung Selamat sejak Jumat (4/12) dini hari mengakibatkan enam orang meninggal dunia.
 
Banjir terjadi karena jebolnya tanggul Sungai Belawan yang tak mampu menampung debit air sungai sehingga air meluap dan menggenangi rumah warga.

Baca juga: Berikut identitas korban meninggal akibat banjir di Deli Serdang

Baca juga: SAR Pontianak hentikan pencarian 2 korban tenggelam di lokasi berbeda


 

Pewarta: Nur Aprilliana Br. Sitorus
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar