Korsel kenalkan wisata kebugaran sebagai tren baru usai pandemi

Korsel kenalkan wisata kebugaran sebagai tren baru usai pandemi

Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae Sung memberi sambutan pada acara temu media dan pengenalan wisata kebugaran Korea Selatan di Jakarta, Senin (7/12/2020). (ANTARA/HO-KTO)

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Korea Selatan melalui kantor perwakilan pariwisatanya di Jakarta pada Jumat memperkenalkan wisata kebugaran (wellness tourism) sebagai salah satu tren baru tujuan wisata di Negeri Ginseng untuk wisatawan asing, termasuk turis asal Indonesia.

Direktur Organisasi Pariwisata Korea Selatan (KTO) Byun Jung-sup saat acara temu media di Jakarta, Jumat, meyakini wisata kebugaran akan diminati oleh banyak turis, termasuk dari Indonesia, pada tahun ini dan beberapa tahun ke depan.

Hal itu karena banyak wisatawan tidak hanya mencari pemandangan menarik, tetapi juga menghendaki adanya kegiatan yang dapat memulihkan kembali fisik dan kesehatan mental, kata Byun.

Oleh karena itu, KTO berharap wisatawan Indonesia dapat mengetahui seluk-beluk tempat wisata kebugaran di Korea Selatan, yang juga banyak memproduksi tanaman obat herbal ginseng.

Baca juga: BTS kerjasama dengan Organisasi Pariwisata Seoul promosi ibukota Korea

Dalam kesempatan yang sama, Duta Besar Korea Selatan untuk Indonesia Park Tae Sung mengatakan kebudayaan masyarakat Korsel cukup banyak digandrungi generasi muda Indonesia.

Menurut dia, budaya Korsel jadi salah satu fenomena budaya populer di Indonesia. Sejalan dengan itu, banyak masyarakat Korsel mulai mempelajari kebudayaan dan kuliner Indonesia, di antaranya batik, nasi goreng, dan aneka sambal.

Menurut Dubes Park, hubungan antara masyarakat kedua negara melalui kegiatan mengenali kebudayaan satu sama lain dapat mempererat hubungan antara Indonesia dan Korea Selatan.

Terkait itu, ia mengatakan acara temu media dan peluncuran destinasi wisata Korea Selatan untuk wisatawan Indonesia merupakan kesempatan yang baik untuk mempelajari dan memahami kebudayaan Korsel dengan lebih baik.

Baca juga: KTO Jakarta rilis buku panduan baru wisata ke Korea

Baca juga: Mengintip Seoul lewat tur virtual ke Korea Selatan


Pewarta: Genta Tenri Mawangi
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar