Saham Tokyo ditutup lebih rendah, dipicu aksi ambil untung

Saham Tokyo ditutup lebih rendah, dipicu aksi ambil untung

Warga memakai masker pelindung melewati layar yang menunjukkan indeks saham Nikkei di Tokyo, Jepang, Kamis (5/11/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/NZ/djo/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo ditutup lebih rendah pada perdagangan Selasa, memperpanjang penurunan untuk hari ketiga berturut-turut.

Investor memilih mengambil untung menyusul kenaikan baru-baru ini di tengah kekhawatiran atas meningkatnya kasus COVID-19 di Jepang dan luar negeri.

Indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) berkurang 80,36 poin atau 0,30 persen, dari penutupan Senin (7/12/2020), menjadi mengakhiri perdagangan di 26.467,08 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 merosot 203,80 poin atau 0,76 persen menjadi 26.547,44 poin. Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo turun 1,94 poin atau 0,11 persen, menjadi ditutup pada 1.758,81 poin. Indeks Topix menyusut 15,19 poin atau 0,86 persen, menjadi menetap di 1.760,75 poin pada perdagangan Senin (7/12/2020).

Saham-saham perusahaan yang berhubungan dengan transportasi udara, farmasi dan kredit konsumen termasuk yang mengalami penurunan paling besar pada akhir perdagangan.

Baca juga: Saham Tokyo dibuka turun terseret penurunan Dow, lonjakan kasus corona
Baca juga: Saham Tokyo ditutup melemah tertekan kekhawatiran kebangkitan COVID-19
Baca juga: Saham Tokyo dibuka naik setelah Wall Street raih rekor tertinggi


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar