Kemendagri pantau pelaksanaan Pilkada di Medan

Kemendagri pantau pelaksanaan Pilkada di Medan

Plt Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan Renward Parapat memimpin rapat desk Pilkada Kota Medan persiapan akhir di Kantor Wali Kota Medan, Selasa (8/12/2020). ANTARA/HO.

Medan (ANTARA) - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memantau langsung pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 di Kota Medan yang memilih pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan digelar esok.

Kepala Seksi Evaluasi Kinerja Daerah Wilayah II Sekjen Kemendagri, William dalam rapat desk Pilkada persiapan akhir di Medan, Selasa, mengaku bahwa tugas pertama pihaknya, yakni sebagai tim pemantau khususnya Pilkada di Kota Medan

"Kenapa kami fokuskan pemilihan di Kota Medan, karena Pilkada kali ini terdapat paslon merupakan anak menantu dari Presiden. Sehingga kita diberikan amanat, bahwa harus ada orang Kemendagri ikut memantau pemilihan tersebut. Yang kedua tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Medan, juga perlu terus ditingkatkan," tegas dia.

Baca juga: Khofifah pastikan Pilkada bisa digelar dengan protokol kesehatan

Oleh sebab itu, lanjutnya, Kemendagri mengharapkan partisipasi di Pilkada serentak tahun ini dapat mencapai 77,5 persen dan sesuai yang ditargetkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), sehingga paslon terpilih memiliki derajat legitimasi yang tinggi.

"Jadi dampaknya pada saat penyelenggaraan pemerintahan, paslon terpilih akan membentuk sistem pemerintahan, baik dari segi birokratnya, pelayanannya maupun perencanaan pembangunan. Itu yang kita harapkan dari Kota Medan, supaya pembangunan lebih baik lagi, stabil, dan lancar," ungkap William.

Pelaksana tugas Asisten Pemerintahan dan Sosial Setda Kota Medan, Renward Parapat saat memimpin rapat tersebut menekankan supaya distribusi logistik Pilkada harus berjalan dengan baik dan lancar.

Seperti diketahui, KPU Kota Medan di Pilkada kali ini menetapkan jumlah pemilih dalam daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 1.601.001 orang, terdiri dari 781.953 pemilih laki-laki, dan 819.048 pemilih perempuan dengan jumlah tempat pemungutan suara (TPS) menjadi 4.303.

Selain itu, ia mengingatkan, tentang upaya meningkatkan partisipasi pemilih yang terus dilakukan. "Jangan sampai kita semangat menyiapkannya, tetapi partisipasi pemilih rendah," ucap Renward.

Baca juga: Menggunakan hak pilih di tengah bencana
Baca juga: Kodam I/BB siap dukung operasi pengamanan Pilkada di Sumatera Utara
Baca juga: MPR: Pilkada harus kedepankan nilai-nilai persatuan

Pewarta: Muhammad Said
Editor: Triono Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Calon wali kota Medan kompak tidak saling klaim kemenangan pilkada

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar