Dua TPS di LP Muaro Padang kekurangan puluhan surat suara

Dua TPS di LP Muaro Padang kekurangan puluhan surat suara

Salah seorang warga binaan menyalurkan hak pilihnya di TPS yang ada di LP Muaro Padang, Sumatera Barat, Rabu (8/12). ANTARA/Fathul Abdi

Padang, (ANTARA) - Dua TPS yang ada di Lembaga Pemasyarakatan Muaro Padang, Sumatera Barat, kekurangan 97 surat suara.

"Kekurangan surat suara karena adanya yang pindah memilih, salah satunya adalah narapidana yang baru masuk sehingga tidak masuk dalam DPT," kata Kepala Lembaga Pemasyarakatan Muaro Padang, Arimin, di Padang, Rabu.

Rincian kekurangan kertas suara itu adalah pada TPS 11 kekurangan 45 surat suara, sedangkan TPS 12 kekurangan 52 surat suara.

Baca juga: Survei: Pemilih rasional di Pilkada Sumbar capai 46,5 persen

Ketua KPPS TPS 11, Bayu Nurindra, mengatakan jumlah DPT di sana sebanyak 262 orang. "Pemilih pindahan di luar DPT sebanyak 33 orang, satu dari Bawaslu, satu orang saksi, dan delapan orang KPPS, sehingga kami minta tambahan surat suara sebanyak 45 lembar," katanya.

Sementara Ketua KPPS TPS 12, Novrial Abbas, mengatakan jumlah DPT mereka 259 orang.

Kemudian kekurangan 43 surat suara bagi pemilih pindahan, ditambah sembilan petugas KPPS sehingga berjumlah 52 orang. Untuk menangani kekurangan surat suara tersebut Ketua KPPS telah berkoordinasi dengan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Kelurahan Berok Nipah.

Baca juga: Survei: Sosok religius modal penting raih simpati masyarakat Sumbar

Menurut Ketua PPS Berok Nipah, Antoni Arifin, mereka akan mencatat kekurangan surat suara yang akan dipasok dari TPS terdekat.

Sementara itu Kepala Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Sumatera Barat, Budi Argap Situngkir, mengatakan, mereka mendukung penuh penyelenggaraan Pilkada 2020.

Baca juga: KPU Sumatera Barat katakan keamanan Pilkada perlu komitmen semua pihak

Karena merupakan momen bagi warga binaan dalam menyalurkan hak politik untuk memilih pemimpin daerahnya, dalam hal ini adalah Pilkada untuk memilih gubernur-wakil gubernur Sumatera Barat. 

Ada empat pasangan kontestan menuju kursi gubernur-wakil gubernur yang akan berlaga pada Pilkada 2020 di Sumatera Barat, yaitu nomor urut 1 Mulyadi-Ali Mukhni. Pasangan nomor urut 2 adalah Nasrul Abit-Indra Catri, nomor urut 3 Fakhrizal-Genius Umar, dan pasangan nomor urut 4 Mahyeldi-Audy Jonaldy. 

Baca juga: KPU Sumatera Barat tunggu instruksi pelaksanaan Pilkada dari KPU

Pewarta: Laila Syafarud
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Memunculkan ide baru lewat pameran kriya ISI Padang Panjang 

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar