Golongan muda Makassar hendaki pemimpin yang peduli lingkungan

Golongan muda Makassar hendaki pemimpin yang peduli lingkungan

Seorang golongan muda pemilih di Makassar yang telah menggunakan hak pilihnya menunjukkan tinta di jarinya, di TPS 019 Kelurahan Balang Baru Kecamatan, Tamalate, Makassar, Rabu (9/12/2020). ANTARA/Nur S Wardyah

Makassar (ANTARA) - Pesta demokrasi yang sedang berlangsung serentak di Indonesia pada Rabu, 9 Desember, juga tidak lepas dari harapan para golongan muda usia, khususnya pada Pilkada Makassar 2020.

Seperti seorang gadis berusia 19 tahun waarga Kelurahan Balang Baru Makassar, Nur Aisyah Rahma, yang menghendaki pemimpin peduli terhadap lingkungan.

"Kami milenial berharap pemimpin yang lebih baik di Makassar, utamanya peduli kebersihan agar lingkungan Makassar tetap asri," katanya usai menggunakan hak pilihnya di TPS 019 Kelurahan Balang Baru, Kecamatan Tamalate Makassar.

Baca juga: Bawaslu RI serukan kampanye pilkada harus ramah lingkungan

Bukan itu saja, ia juga menginginkan seorang pemimpin yang jujur dan adil agar seluruh masyarakat terlindungi hingga berdampak kepada kesejahteraannya.

Kehadiran Rahma untuk menggunakan hak pilihnya selaku seorang warga Indonesia dinilai menjadi keharusan bagi setiap individu, apalagi para milenial dianggap berpotensi untuk mensukseskan pelaksanaan Pilkada 2020.

"Bahkan ini wajib sih karena suaranya anak milenial itu menentukan lima tahun ke depannya, mulai dari lapangan kerja dan yang lainnnya," kata mahasiswi Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Makassar itu. 

Baca juga: Walhi Sumbar ajak masyarakat pilih calon peduli lingkungan

Hal senada juga disampaikan Sartika dari TPS 016 Kelurahan Balang Baru Makassar.

Menurutnya, pemimpin yang ramah lingkungan dan mencintai rakyatnya sangat penting untuk memimpin Kota Makassar. Itu karena Makassar menjadi sentral dari seluruh kawasan di Timur Indonesia.

"Makassar harus bersih supaya menjadi daerah percontohan bagi yang lain. Jadi kita butuh pemimpin yang cinta lingkungan dan mengupayakan Makassar jadi kota bersih," jelas Sartika.

Baca juga: KPU Makassar optimistis partisipasi pemilih capai 77,5 persen

Pewarta: Nur Suhra Wardyah
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar