Tim Tabur Kejati Sumut tangkap buronan korupsi DPO Kejari Deli Serdang

Tim Tabur Kejati Sumut tangkap buronan korupsi DPO Kejari Deli Serdang

Tersangka kasus korupsi Asran Siregar (tengah) ditangkap Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, di Deli Serdang, Rabu (9/12/2020) (ANTARA/HO-Kejakaaan Tinggi Sumatera Utara)

Jakarta (ANTARA) - Tim Tabur (Tangkap Buronan) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara menangkap Asran Siregar, tersangka kasus korupsi yang telah masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Kejaksaan Negeri Deli Serdang.

Pria 52 tahun itu ditangkap di Jalan Sei Mencirim Sunggal Selatan, Deli Serdang, pada Rabu, sekitar pukul 13.30 WIB.

"Pada hari ini Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara berhasil mengamankan tersangka DPO Kejaksaan Negeri Deli serdang," ujar Asintel Kejati Sumatera Utara Dwi Setyo Budi Utomo dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Rabu.

Baca juga: Kejati Bali tangkap DPO kasus korupsi setelah 3 tahun

Asran merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengelolaan dana kerja dan pemegang kas sejak 2015 sampai dengan 2018 di PDAM Tirtanadi kantor cabang Deli Serdang, dengan kerugian negara senilai Rp10,2 miliar.

Lebih lanjut, Dwi mengatakan Asran disangkakan melanggar Pasal 2 Ayat 1 juncto Pasal 18 Subs Pasal 4 juncto Pasal 18 Undang-Undang Nomot 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca juga: Tim Tabur Kejaksaan tangkap buronan ke-88 terpidana kasus narkotika

Dalam kesempatan berbeda, Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung RI Hari Setiyono menjelaskan bahwa program Tangkap Buronan (Tabur) digulirkan oleh bidang Intelijen Kejaksaan RI.

Program Tabur dimaksudkan untuk memburu buronan pelaku kejahatan baik yang masuk DPO Kejaksaan maupun instansi penegak hukum lainnya dari berbagai wilayah di Indonesia.

"Melalui program ini, kami menyampaikan pesan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi pelaku kejahatan," ujar Hari.

Baca juga: Kasipenkum Kejati Lampung sebut 23 DPO kejaksaan belum tertangkap

Pewarta: Fathur Rochman
Editor: Joko Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar