Obituari

Paolo Rossi, pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, tutup usia

Paolo Rossi, pahlawan Italia di Piala Dunia 1982,  tutup usia

Dokumentasi - Paolo Rossi mencetak gol ke gawang Jerman pada final Piala Dunia 1982 di Estadio Santiago Bernabeu, Madrid (11/7/82). ANTARA/Reuters/Action Images.

"Pablito yang tak terlupakan, yang membuat kita semua jatuh cinta pada musim panas 1982."
Jakarta (ANTARA) - Dunia sepak bola kembali berduka usai kabar mengejutkan bahwa legenda dan pahlawan Italia di Piala Dunia 1982, Paolo Rossi, meninggal dunia di usia 64 tahun pada Kamis.

Rossi tutup usia saat dunia sepak bola masih berduka sepeninggal Diego Maradona, yang meninggal akhir bulan lalu.

Kabar meninggalnya Rossi bermula dari cuitan rekan kerjanya di RAI Sport, Enrico Varriale. Paolo Rossi bekerja sebagai pakar sepak bola di saluran tv tersebut, sedangkan Varriale adalah pembawa acara di saluran itu.

"Berita yang sangat menyedihkan: Paolo Rossi telah meninggalkan kami," tulis Enrico Varriale di Twitter yang dikutip Reuters pada Kamis.

"Pablito yang tak terlupakan, yang membuat kita semua jatuh cinta pada musim panas 1982."

"Ia merupakan rekan kerja yang berharga dan kompeten di RAI selama beberapa tahun terakhir. RIP Paolo."

Istri Rossi, Federica Cappelletti mengunggah foto dirinya dan suaminya di Instagram dengan tulisan "selamanya."

Rossi memenangkan dua gelar Serie A, satu Piala Eropa dan satu Coppa Italia bersama Juventus, tetapi dikenang karena mencetak enam gol di Piala Dunia 1982 yang digelar di Spanyol.

Paolo Rossi berhasil mengantarkan timnas Italia mengangkat trofi Piala Dunia 1982 dan ia menjadi top skor dengan torehan enam gol.

Selain membela timnas, perjalanan karier Rossi di tingkat klub cukup menarik. Ia beberapa kali pindah klub, mulai dari Juventus, Como, Vicenza, Perugia, AC Milan, hingga Hellas Verona.

Banyak ucapan duka cita mengalir dari dunia sepak bola, diantaranya dari juara Piala Dunia Jerman Jurgen Klinsmann. "Pabilto, kami selalu mengingat Anda!" tulisnya di Twitter-nya.

Rossi lahir di Prato, Tuscan dan memainkan seluruh karier klubnya di Italia. Ia sempat dilarang bermain selama tiga tahun pada 1980 karena terlibat skandal pengaturan pertandingan "Totonero" tetapi selalu membantah telah melakukan kesalahan.

Larangan itu kemudian dikurangi menjadi dua tahun, memungkinkan ia untuk kembali ke skuat Italia dan mengukir sejarah di Piala Dunia.

Ia juga mencetak tiga gol di Piala Dunia 1978 di Argentina. Rossi bergabung bersama Robero Baggio dan Christian Vieri sebagai pencetak gol terbanyak Italia di Piala Dunia dengan 9 gol.

Baca juga: Legenda Italia sanjung Federico Chiesa
Baca juga: Maradona akan terpampang di uang kertas Argentina
Baca juga: Nama Maradona diusulkan menjadi nama jalan

Pewarta: Hendri Sukma Indrawan
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kompetisi "Fun Juggling" jelang Piala Dunia U-20

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar