Hasto: PDI Perjuangan memenangi empat pilkada di Sumbar

Hasto: PDI Perjuangan memenangi empat pilkada di Sumbar

Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto. ANTARA/HO-PDIP.

Pasangan calon PDI Perjuangan, Nina Agustina-Lucky Hakim, berhasil mematahkan 20 tahun dominasi Partai Golkar di Indramayu.
Jakarta (ANTARA) -
PDI Perjuangan menyatakan berhasil menempatkan empat kader partai menjadi kepala daerah pada pilkada di Sumatera Barat berdasarkan hasil hitung cepat yang telah dilakukan.
 
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto di Jakarta, Kamis, menyebutkan dari total 13 pilkada tingkat kabupaten/kota di Sumbar, PDIP hanya ikut serta di 9 wilayah, sementara di tiga kabupaten kursi PDIP kosong dan di satu kabupaten tidak bisa mencalonkan.
 
"Berdasarkan laporan Ketua DPD PDIP Alex Indra Lukman, dari sembilan pilkada itu, PDI Perjuangan menang di Dharmasraya, Pasaman Barat, Padang Pariaman, dan Pasaman. Dengan demikian, PDI Perjuangan memiliki satu kader sebagai bupati dan tiga kader sebagai wakil bupati," kata Hasto Kristiyanto.
 
Kemarin, kata dia, warga Sumbar telah menggunakan hak pilihnya dan patut mensyukuri pilihan dari warga Sumbar karena hasil hitung cepat ternyata menunjukkan PDIP menang di empat pilkada.
 
"Ditinjau dari jumlah kader yang menjadi kepala dan wakil kepala daerah, progres di Sumbar membanggakan. Terima kasih untuk masyarakat Sumbar, PDI Perjuangan selalu memberi perhatian besar terhadap Sumbar," kata Hasto.

Baca juga: PDIP sebut kemenangan 17 pilkada Jateng hasil kerja mesin partai
 
Awalnya PDIP memiliki calon untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar. Namun, pasangan Mulyadi-Ali Mukhni tidak memiliki prinsip kepemimpinan yang kuat dan lebih memilih mengembalikan rekomendasi.
 
Sementara itu, untuk pilkada di tempat terpisah, calon PDIP pun juga mencetak sejumlah kemenangan pada Pilkada 2020.
 
"Di Pilbup Ponorogo, calon yang diusung PDI Perjuangan, pasangan Sugiri-Lisdyarita, mampu mengalahkan incumbent yang diusung Partai NasDem. Demikian pula, di Indramayu, pasangan calon PDI Perjuangan, Nina Agustina-Lucky Hakim, berhasil mematahkan 20 tahun dominasi Partai Golkar," kata Hasto.
 
Berdasarkan hasil hitung cepat, kata Hasto, menunjukkan pasangan Andrei Angouw-Richard Sualang (AARS) menjadi pemenang Pilkada Manado 2020.
 
Hasto menerima informasi bahwa Calon Wali Kota Andrei Angouw itu bakal menjadi wali kota pertama yang beragama Konghucu.
 
Dari kantor DPP, dia bersama tim pilkada terus memantau perkembangan hasil-hasil Pilkada 2020.
 
"Para ketua DPD PDI Perjuangan memberikan update pilkada, termasuk Pak Don (Ketua DPD Sulut), Pak Alex Indra (Ketua DPD Sumbar), Pak Kusnadi (Ketua DPD Jawa Timur), dan Ono Surono (Ketua DPD Jawa Barat)," kata Hasto.

Baca juga: Unggul Pilkada, Gibran-Bobby diharapkan selesaikan persoalan ekonomi

Pewarta: Boyke Ledy Watra
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Hoaks atau Benar - Rocky Gerung mualaf? Ustad Abdul Somad haramkan facebook?

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar