Pengamat: Kedatangan vaksin memberi kepastian investor infrastruktur

Pengamat: Kedatangan vaksin memberi kepastian investor infrastruktur

Ilustrasi - Ruas jalan tol. ANTARA/M Razi Rahman.

Di samping itu kita melihat dengan kedatangan vaksin COVID-19 ini, mungkin perlu lebih diperkuat lagi dengan program infrastruktur berbasis padat karya
Jakarta (ANTARA) - Pengamat infrastruktur Yayat Supriyatna menilai kedatangan vaksin COVID-19 dapat memberikan kepastian kepada investor di sektor infrastruktur di Tanah Air.

"Kedatangan vaksin ini memberikan ekspektasi dan harapan, artinya dengan adanya vaksin akan memberikan adanya kepastian dalam arti tentang adanya jaminan keselamatan dan kesehatan bagi masyarakat, khususnya terhadap pelaku investasi di sektor infrastruktur," ujar Yayat saat dihubungi Antara di Jakarta, Kamis.

Tentunya, menurut dia, vaksin COVID-19 ini perlu melalui tahapan-tahapan proses agar bisa dilaksanakan vaksinasi.

"Saya berharap bagi daerah-daerah yang telah divaksinasi suatu saat nanti, sudah semakin cepat dan merata, maka hal itu akan memberikan ruang bagi percepatan pembangunan infrastruktur untuk pemulihan ekonomi," katanya.

Banyak infrastruktur dasar yang terkait infrastruktur fisik yang mendukung kegiatan lalu lintas logistik. Akan lebih cepat lagi realisasi proyek-proyek infrastruktur yang tertunda sehingga mungkin proyek tersebut akan lebih mendapatkan kepastian kapan akan dilaksanakan pengerjaannya kembali.

Bagaimanapun karena adanya pandemi COVID-19 ini berarti banyak penundaan proyek infrastruktur.

"Di samping itu kita melihat dengan kedatangan vaksin COVID-19 ini, mungkin perlu lebih diperkuat lagi dengan program infrastruktur berbasis padat karya," ujar pengamat infrastruktur tersebut.

Menurut Yayat, mengingat program padat karya membantu serapan tenaga kerja lebih banyak, kemudian diprioritaskan pada wilayah-wilayah yang rentan serta perlu percepatan pemulihan ekonomi.

Program padat karya diharapkan dapat disinergikan dengan program Pemulihan Ekonomi Nasional/PEN, agar mempercepat adanya keamanan dan keselamatan bagi pekerja, pelaku usaha, dan masyarakat yang memanfaatkan nilai manfaat program padat karya.

Baca juga: Menko Airlangga: Vaksin dan UU Ciptaker kunci penggerak ekonomi 2021
Baca juga: MPR dukung pemerintah lobi penuhi kebutuhan vaksin

Pewarta: Aji Cakti
Editor: Ahmad Wijaya
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Akademisi UGM: belanja alutsista berlebihan ancam keselamatan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar