Kompetisi juggling Kemenpora kini diadakan di Jakarta

Kompetisi juggling Kemenpora kini diadakan di Jakarta

Deputi IV Kemenpora, Chandra Bhakti foto bersama dengan Ketua KOI Raja Sapta Oktohari, dan Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi usai membuka kegiatan Youth Fun Juggling Competition di GOR POPKI, Cibubur, Jakarta. ANTARA/HO-Kemenpora/am.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) kembali mengadakan kompetisi juggling untuk menguji ketangkasan anak-anak mengolah si kulit bundar yang kali ini berlangsung di Jakarta setelah sukses digelar di sejumlah daerah.

Dalam keterangan terulisnya, Kamis, kompetisi kali ini dilaksanakan di Gor POPKI, Cibubur, Jakarta Timur, Kamis ini, setelah diadakan di beberapa kota seperti Bali, Sidoarjo, Solo, dan Ogan Ilir.

"Merujuk pada Inpres nomor 3 tahun 2019, kami mengadakan salah satu kegiatan kompetisi juggling untuk adik-adik. Kami memotivasi adik-adik agar tetap semangat berolahraga khususnya sepak bola. Karena kami tahu juggling merupakan salah satu teknik dasar sepak bola," kata Deputi IV Kemenpora Chandra Bhakti.

Menurut Chandra, antusiasme anak muda dalam mengikuti kompetisi ini tergolong besar di mana tercatat sekitar 11 ribu peserta dari berbagai daerah mengikutinya.

Baca juga: 310 siswa SSB di Semarang beraksi di Youth Fun Juggling Competition

"Kegiatan ini kita laksanakan di enam provinsi, di masing-masing Provinsi ada enam kabupaten/kota di mana setiap kabupaten/kota itu pesertanya ada sekitar 230 peserta dan itu kita batasi, kalau tidak kita batasi pasti membeludak," kata dia.

Plt Sekjen PSSI Yunus Nusi mengapresiasi kompetisi ini yang disebutnya sebagai bagian memeriahkan pesta olahraga Piala Dunia U-20 tahun depan.

"Ini bagian dari memeriahkan dalam rangka pentas dunia tahun 2021, dan di tengah pandemi Covid-19, alhamdulillah Kemenpora masih melakukan aktivitas sepak bola dan mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan sukses," ujar Yunus.

Mantan pemain Liga Indonesia sekaligus pelatih Persik Kediri Budi Sudarsono menilai langkah ini sangat positif, sisi teknik dasar sepak bola lebih ditonjolkan ketimbang freestyle sehingga bisa mengasah skill kemampuan dasar pesepabola muda pada masa mendatang.

"Saya rasa ini kompetisi yang bagus, karena ini tidak mengedepankan dari sisi freestyel tetapi lebih kepada teknik dasar dari sepak bola," kata dia.

Baca juga: Cari bibit pesepak bola, Kemenpora gelar kompetisi juggling

 

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kompetisi "Fun Juggling" jelang Piala Dunia U-20

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar