Lebih separuh tempat tidur di RSD Wisma Atlet kembali terisi

Lebih separuh tempat tidur di RSD Wisma Atlet kembali terisi

Salah seorang melintas di kawasan Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. ANTARA/Muhammad Zulfikar.

Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 6 dan 7 ada 2.863 orang terdiri dari 1.430 pria dan 1.433 wanita
Jakarta (ANTARA) - Dari total ketersediaan tempat tidur di ruang perawatan pasien COVID-19 di Rumah Sakit Darurat (RSD) Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat, tercatat  64,7 persen kembali terisi pada Jumat dengan masuknya pasien gejala ringan hingga sedang.

Kepala Penerangan Kogabwilhan I, Kolonel Marinir Aris Mudian, mengatakan jika total pasien terkonfirmasi positif COVID-19 yang dirawat inap di Tower 4, 6, dan 7 RSD Wisma Atlet berjumlah 2.863 orang dari total 4.424 tempat tidur.

Pasien rawat inap terkonfirmasi positif di Tower 4, 6 dan 7 ada  2.863 orang terdiri dari 1.430 pria dan  1.433 wanita. Semula (Kamis,10/12) ada 2.667 orang atau bertambah 196 orang, ujar Aris.

Lebih lanjut, Aris melaporkan 1.032 dari 1.570 (65,7 persen) tempat tidur terisi di ruangan isolasi mandiri Tower 5 RSD Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta pada Jumat (11/12).

Jumlah tersebut bertambah 85 orang dari jumlah pasien isolasi mandiri yang dilaporkan pada Kamis (11/12) kemarin 947 orang.

"Pasien flat isolasi mandiri (Tower 5) 1.032 orang, 584 pria, 448 wanita. Semula 947 orang, bertambah 85 orang," ujar Aris pada Jumat.
Baca juga: Pasien COVID-19 pengguna flat isolasi RSD Wisma Atlet berkurang

Pemerintah pertama kali membuka Tower 6 dan 7 Wisma Atlet sebagai Rumah Sakit Darurat khusus penanganan COVID-19 sejak 23 Maret 2020.

Tower tersebut yang digunakan sebagai ruang rawat inap pasien COVID-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Kemudian, pemerintah membuka lagi Tower 4 dan 5 yang dikhususkan sebagai ruang karantina pasien dengan kondisi tanpa gejala (asimtomatis) dan pasien yang tidak punya tempat untuk melakukan isolasi mandiri sejak pengambilan spesimen diagnosis konfirmasi COVID-19.

Tower 5 lebih dulu dioperasikan untuk isolasi mandiri daripada Tower 4, yaitu pada 15 September 2020. Selanjutnya, Tower 4 baru mulai dioperasikan pada 21 September 2020.

Kemudian pada Senin (30/11), Kepala Sekretariat RSD COVID-19 Wisma Atlet Kemayoran, Kolonel Kesehatan Laut dr R M Tjahja Nurrobi, menginformasikan adanya alih fungsi Tower 4 sebagai ruang perawatan pasien, bukan lagi sebagai ruang isolasi mandiri.

Mengenai kapasitas, berdasarkan data bed dan pasien yang dibagikan Kepala Penerangan Kogabwilhan I Kolonel Marinir Aris Mudian pada 21 September 2020, Tower 6 diketahui memiliki 1.300 tempat tidur, Tower 7 memiliki 1.578 tempat tidur,

Lalu, Tower 4 Wisma Atlet memiliki 1.546 tempat tidur, dan terakhir Tower 5 memiliki 1.570 tempat tidur.
Baca juga: 27.254 pasien COVID-19 di RSD Wisma Atlet sembuh

Sejak beroperasi pada 23 Maret, RSD Wisma Atlet memiliki 31.459 pasien yang terdaftar melakukan perawatan COVID-19.

Dari jumlah tersebut, 28.075 orang (89,2 persen) dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Sedangkan, dari 20.361 orang pasien yang terdaftar menjalani isolasi di RSD Wisma Atlet sejak 15 September 2020, 18.205 orang (89,4 persen) dinyatakan sembuh dari COVID-19.

Aris mengatakan, RSD Wisma Atlet juga memberikan rekomendasi rujukan pasien COVID-19 ke RS Penanganan COVID-19 lain yang terdekat.

RSD Wisma Atlet telah merujuk pasien ke Rumah Sakit Penanganan COVID-19 lain di DKI Jakarta sebanyak 512 orang sejak dioperasikan pada 23 Maret 2020 sampai 11 Desember 2020.

Adapun pasien isolasi mandiri yang mendapat rekomendasi rujukan ke RS lain sebanyak dua orang.

Sedangkan, pasien meninggal dunia selama perawatan di RSD Wisma Atlet berjumlah 9 orang terhitung sejak 23 Maret tersebut.
Baca juga: Tempat tidur RSD COVID-19 Wisma Atlet terisi 57,4 persen
 

Pewarta: Abdu Faisal
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar