PKS Jatim minta kawal suara hingga pengumuman resmi KPU di daerah

PKS Jatim minta kawal suara hingga pengumuman resmi KPU di daerah

Data dan grafik pasangan calon yang diusung PKS Jatim pada Pilkada serentak, 9 Desember 2020. (ANTARA Jatim/HO-Istimewa/FA)

Surabaya (ANTARA) - Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Jawa Timur meminta pengurus dan kader mengawal penghitungan suara hingga pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum terkait hasil Pemilihan Kepala Daerah serentak di wilayah setempat.

"Suara yang diberikan rakyat adalah amanah dan harus dikawal. Terlebih di beberapa daerah ada yang persaingannya ketat dan selisih tipis," ujar Ketua DPW PKS Jatim Bidang Pemenangan Pemilu dan Pilkada, Mashuri Harianto, kepada wartawan di Surabaya, Sabtu.

Partainya berterima kasih kepada masyarakat yang telah memilih pasangan usungan dan didukung PKS, serta berkomitmen mengawal amanah yang telah diberikan rakyat.

"Menang ataupun kalah, kepercayaan rakyat kepada PKS dan pasangan calon serta program-programnya adalah amanat yang akan terus diperjuangkan," ucapnya.

Sementara itu, kendati belum diumumkan hasil rekapitulasi, namun lembaga-lembaga survei telah merilis hasil hitung cepat melalui metode exit poll.

Baca juga: Hasto: Mayoritas kader murni menang di Jatim bukti kaderisasi Bu Mega
Baca juga: KPU Jatim putuskan PSU dua TPS di Malang dan Surabaya
Baca juga: Round Up - Pilkada Serentak di 19 kabupaten dan kota di Jatim


Hasilnya, tergambar pemenang di masing-masing kabupaten/kota beserta persentase perolehan suara masing-masing pasangan calon.

PKS Jatim juga sejak Selasa (8/12) telah mengaktifkan pos pantau pilkada guna memastikan instruksi pemenangan dan juga penerapan protokol kesehatan.

Pos pantau juga telah mendapatkan laporan hitung cepat dari seluruh daerah, yang hasilnya, dari 19 Pilkada di Jatim, PKS mengantongi kemenangan di 13 daerah.

"Alhamdulillah, dari laporan masuk, PKS menang 13 daerah yang berarti sesuai target atau sekitar 60 persen pilkada," kata Ketua Umum DPW PKS Jatim Irwan Setiawan.

13 Pilkada yang diklaim dimenangkan oleh pasangan calon diusung PKS yaitu Sidoarjo, Kota Pasuruan, Jember, Kabupaten Malang, Kabupaten Kediri, Kabupaten Blitar, Pacitan, Ngawi, Kabupaten Mojokerto, Tuban, Lamongan, Gresik, dan Sumenep.

"Sejak awal kami niatkan pilkada ini adalah ikhtiar untuk menyejahterakan rakyat. Semoga Allah SWT membalas segala upaya perjuangan ini dengan balasan yang terbaik," tuturnya.

Kepada seluruh pasangan calon yang didukung dan diusung PKS beserta seluruh partai koalisi, PKS Jatim menyampaikan terima kasih mendalam.

"Kami juga mengajak untuk terus bekerja sama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat Jawa Timur yang dititipkan melalui hasil pilkada ini," kata Kang Irwan, sapaan akrabnya.

Pilkada Serentak di Jatim telah digelar 9 Desember 2020 di 19 kabupaten/kota, yakni Kota Surabaya, Blitar, Pasuruan, Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Blitar, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Kediri, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Malang, Kabupaten Ngawi, Kabupaten Pacitan, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Sumenep, Kabupaten Trenggalek, dan Kabupaten Tuban.

Pewarta: Fiqih Arfani
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Presiden Jokowi lantik gubernur-wakil gubernur Sulut dan Kaltara

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar