Mahasiswa UMRAH mewakili Indonesia dalam Pembelajaran di Masa Pandemi

Mahasiswa UMRAH mewakili Indonesia dalam Pembelajaran di Masa Pandemi

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Maritim Raja Ali Haji Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Fachrian Bachri (ANTARA/Nikolas Panama)

Tanjungpinang (ANTARA) - Mahasiswa Program Studi Pendidikan Kimia Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH) Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Fachrian Bachri
mewakili Indonesia dalam kegiatan Learning Through Pandemi: Global Student's View, yang diselenggarakan Universitas Teknologi Mara (UTM), Malaysia.

"Kegiatan Pembelajaran di Masa Pandemi (Learning Throught Pandemi) yang diselenggarakan UTM Malaysia hari ini tidak hanya memiliki nilai prestise, melainkan juga menjadi pengalaman yang berarti dan bermanfaat," kata Fachri di Tanjungpinang, Sabtu.

Ia merasa bahagia dapat terpilih menjadi satu-satunya wakil Indonesia pada kegiatan tersebut. Hal ini merupakan prestasi yang sangat membanggakan mengingat kegiatan tersebut diadakan oleh salah satu universitas ternama di Malaysia.

"Alhamdulillah, senang bisa mewakili Indonesia khususnya UMRAH. Kita tahu Melati College, UTM ini sudah cukup ternama di Malaysia. Jadi bisa menjadi prestasi UMRAH dan Indonesia. Mungkin nanti bisa membangun relasi dan kerja sama," ucapnya.

Baca juga: Universitas Maritim bergolak, mahasiswa umumkan keadaan darurat

Baca juga: Literasi matematika dengan karakter menarik pacu anak belajar


Selain dirinya, ada mahasiswa lainnya yang berasal dari Jepang, Australia, dan Brunei Darussalam yang akan menyampaikan pandangannya terhadap pembelajaran pada masa Pandemi COVID-19.

"Jadi kami perwakilan masing-masing negara yakni Jepang, Australia, Indonesia, dan Brunei Darussalam memberikan tanggapannya secara daring terhadap pembelajaran via daring di masing-masing negara. Kegiatan ini seperti webinar, webinar lintas negara," kata mahasiswa berprestasi di Kampus UMRAH itu.

Fachri akan menyampaikan hal-hal dalam pembelajaran daring selama masa Pandemi COVID-19 di Indonesia seperti kebijakan-kebijakan yang diterbitkan kementerian, dan juga keadaan pembelajaran daring di Indonesia saat ini.

"Jadi ada empat hal yang akan saya sampaikan. Pertama pembelajaran daring di Indonesia sekarang, lalu Merdeka Belajar, Kampus Merdeka program pemerintah, yang ketiga sistem pembelajaran di UMRAH yaitu SYRAH UMRAH, dan peran pemerintah dalam menghadapi pandemi COVID-19 melalui Kementerian Pendidikan Dan Kebudayaan," ucapnya.

Fachri juga mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya mahasiswa untuk melihat pandangan perwakilan negara lain mengenai pembelajaran daring yang ada di setiap negara pada Chanel YouTube Melayu TVofficial.*

Baca juga: PGRI sebut siswa ingin sekolah karena belajar daring kurang maksimal

Baca juga: Pakar: Penguatan karakter dalam pembelajaran daring hanya berbeda cara

Pewarta: Nikolas Panama
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar