Menag sebut masalah kerukunan umat beragama di Aceh sudah selesai

Menag sebut masalah kerukunan umat beragama di Aceh sudah selesai

Menteri Agama RI Fachrul Razi saat berada di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin (14/12/2020). (Antara Aceh/Khalis)

Saya garis bawahin masalah kerukunan umat beragama di Aceh sudah selesai
Banda Aceh (ANTARA) - Menteri Agama RI Fachrul Razi menyatakan persoalan kerukunan umat beragama di Aceh sudah selesai sehingga sudah saatnya daerah berjulukan Tanah Rencong tersebut membantu daerah lain dalam mengejar ketertinggalan.

"Saya garis bawahin masalah kerukunan umat beragama di Aceh sudah selesai, dari dulu sampai sekarang tidak pernah ada gangguan yang terkait dengan soal agama," kata Menag di sela-sela mengisi orasi ilmiah di UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Senin.

Baca juga: Menag: Tidak ada alasan membubarkan ormas yang berlandaskan Pancasila

Oleh sebab itu, dia mengajak warga untuk bersama-sama melihat keluar, apalagi kini Aceh juga sangat aktif dalam membangun jembatan kesetiakawanan Aceh-Papua, terkait peningkatan pembangunan di sektor pendidikan dan bidang lain.

"Saya senang FKUB dan tokoh Aceh terpanggil untuk membangun jembatan kesetiakawanan antara Aceh-Papua dalam rangka memajukan pembangunan di Papua dan Papua Barat yang agak sedikit tertinggal untuk sejajar dengan daerah lain di Indonesia," katanya.

Baca juga: Menag: tokoh agama berperan jaga kerukunan umat

Baca juga: Menag ajak guru agama kuatkan moderasi beragama


Ia menambahkan Aceh sebagai daerah yang menghargai perbedaan maka harus mampu menyebarkan nilai-nilai tersebut untuk daerah lain di Tanah Air.

Menurutnya, kerukunan umat beragama bisa tercipta apabila antarumat beragama memiliki rasa saling menghargai antarumat beragama. Semua pemeluk agama berhak dan seharusnya berpandangan bahwa agamanya adalah agama yang paling baik.

"Namun sebaliknya setiap pemeluk agama juga harus menghargai hak pemeluk agama yang lain yang mereka juga memiliki pandangan yang sama bahwa agama yang mereka anut adalah yang paling baik dan benar," katanya.

Baca juga: Muhammadiyah ingatkan insiden FPI tidak tutupi kasus korupsi

Baca juga: Muhammadiyah: Kasus kematian anggota FPI harus jadi koreksi total


 

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Ulat maggot, pakan lele & ternak ramah lingkungan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar