Lebih dari 1.000 kasus satu varian COVID-19 ditemukan di Inggris

Lebih dari 1.000  kasus satu  varian COVID-19 ditemukan di Inggris

Menteri Kesehatan Matt Hancock membersihkan hidungnya pada pembukaan Rumah Sakit NHS Nightingale, di tengah pandemi virus corona (COVID-19) yang masih berlanjut, di London, Inggris, Jumat (3/4/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/John Sibley/AWW/djo

Analisis awal menunjukkan bahwa jenis ini berkembang lebih cepat dibanding jenis virus yang sudah ada
London (ANTARA) - Lebih dari 1.000 kasus dari satu varian virus corona baru teridentifikasi dalam beberapa hari belakangan di Inggris, terutama di wilayah selatan, di mana hal itu dapat dikaitkan dengan lonjakan kasus, menurut Menteri Kesehatan Matt Hancock pada Senin (14/12).

"Kami telah mengidentifikasi jenis baru virus corona, yang mungkin ada kaitannya dengan penyebaran yang lebih cepat di bagian tenggara Inggris," demikian pernyataan menkes kepada parlemen.

"Analisis awal menunjukkan bahwa jenis ini berkembang lebih cepat dibanding jenis virus yang sudah ada," katanya.

"Pada titik ini saya harus menekankan saat ini tidak ada yang menunjukkan bahwa varian tersebut lebih mungkin menyebabkan penyakit serius, dan saran klinis terbaru adalah sangat tidak mungkin mutasi ini akan menggagalkan respons terhadap vaksin," pungkasnya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Inggris persingkat masa isolasi mandiri COVID-19
Baca juga: Kasus COVID merebak lagi, Arsenal jamu Southampton di stadion tertutup
Baca juga: Relawan 90 tahun di London orang pertama yang disuntik vaksin COVID

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar