Saham Jerman naik hari kedua, indeks DAX 30 bertambah 1,06 persen

Saham Jerman naik hari kedua, indeks DAX 30 bertambah 1,06 persen

Ilustrasi - Kantor pusat Volkswagen di Jerman. ANTARA/HO-Volkswagen.

Frankfurt (ANTARA) - Saham-saham Jerman kembali ditutup lebih tinggi pada perdagangan Selasa (15/12/2020), membukukan kenaikan untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 30 di Bursa Efek Frankfurt bertambah 1,06 persen atau 139,71 poin, menjadi 13.362,87 poin. Indeks DAX 30 terangkat 0,83 persen atau 108,86 poin menjadi 13.223,16 poin pada Senin (14/12/2020), setelah anjlok 1,36 persen atau 181,43 poin menjadi 13.114,30 poin pada Jumat lalu (11/12/2020), dan tergerus 0,33 persen atau 44,53 poin menjadi 13.295,73 poin pada Kamis (10/12/2020).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 30, sebanyak 22 saham berhasil mencatat keuntungan, sementara delapan saham lainnya mengalami kerugian.

Perusahaan produsen otomotif Volkswagen membukukan keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya melonjak 7,62 persen.

Disusul oleh perusahaan pemasok komponen otomotif Continental dan pabrikan otomotif Jerman terkemuka Daimler, yang masing-masing menguat 2,91 persen dan 2,86 persen.

Di sisi lain, perusahaan jasa pengiriman makanan daring multinasional Eropa Delivery Hero menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan nilai sahamnya terpangkas 2,31 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Merck dan perusahaan pengembang perumahan Vonovia, yang masing-masing turun 1,29 persen dan 0,52 persen.

Volkswagen adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 459,93 juta euro (558,36 juta dolar AS).

Baca juga: Saham Jerman balik menguat, indeks DAX 30 terangkat 0,83 persen
Baca juga: Saham Jerman jatuh lagi, Indeks DAX 30 berakhir anjlok 1,36 persen
Baca juga: Saham Jerman balik melemah dengan indeks DAX 30 tergerus 0,33 persen

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar