Maryland (ANTARA) - Anggota Badan Pengawas Obat dan Makanan (FDA) Amerika Serikat tidak lagi merasa khawatir dengan data vaksin COVID-19 Moderna dalam dokumen yang dipublikasi pada Selasa, dan mempersiapkan pengajuan izin di AS untuk vaksin kedua.

Staf FDA mengatakan rejimen dua dosis vaksin Moderna sangat efektif dalam mencegah kasus terkonfirmasi COVID-19 . Pernyataan itu disebutkan dalam dokumen yang dipersiapkan untuk pertemuan para pakar asing, yang akan membahas apakah pihaknya akan mendukung otorisasi penggunaan darurat (EUA) AS untuk vaksin buatan Moderna.

Para peninjau FDA tidak menyinggung masalah keamanan spesifik apa pun dalam penggunaan vaksin pada orang dewasa di atas 18 tahun.

Mereka mengatakan efek samping serius pada uji klinis vaksin mewakili peristiwa medis yang terjadi di masyarakat umum pada frekuensi yang sama saat diobservasi selama riset.

Amerika Serikat berencana mengedarkan 40 juta dosis vaksin, cukup untuk 20 juta orang, pada Desember ini. Kapasitas itu mencakup vaksin buatan Moderna dan vaksin yang dikembangkan oleh Pfizer dan BioNTech SE, yang mengantongi restu FDA pada Jumat.

Sumber: Reuters
Baca juga: Moderna klaim vaksin buatannya 94 persen efektif cegah COVID-19
Baca juga: Inggris peroleh 2 juta dosis tambahan vaksin COVID-19 dari Moderna
Baca juga: Vaksin COVID-19 Moderna dibanderol sekitar 300-500 ribu rupiah

Penerjemah: Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
Copyright © ANTARA 2020