Pupuk Indonesia dinobatkan sebagai Indonesia Trusted Companies

Pupuk Indonesia dinobatkan sebagai Indonesia Trusted Companies

Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman (kanan) menerima penghargaan Indonesia Trusted Companies dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2020. ANTARA/HO-Pupuk Indonesia

Kami menerapkan lima pilar dalam strategic house kami, yaitu customer centric model, Research & Development Innovation Driven, Excellence in Operation and Supply Chain, Feed Stock Security and Optimazion serta Sustainability and Circular Economy
Jakarta (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) kembali dinobatkan sebagai Indonesia Trusted Companies dalam ajang Corporate Governance Perception Index (CGPI) 2020.

Pupuk Indonesia dinilai berhasil dalam menjaga tata kelola perusahaan yang baik, unggul dalam bersaing dan menjaga pertumbuhan berkelanjutan di tengah situasi krisis akibat pandemik Covid-19 di Indonesia.

"Kami menerapkan lima pilar dalam strategic house kami, yaitu customer centric model, Research & Development Innovation Driven, Excellence in Operation and Supply Chain, Feed Stock Security and Optimazion serta Sustainability and Circular Economy," ujar Direktur Utama Pupuk Indonesia Achmad Bakir Pasaman dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Strategi itu, lanjut dia, juga didukung dengan sentralisasi fungsi-fungsi strategis dibidang keuangan, IT, pemasaran, hingga SDM dan riset.

"Kami juga melakukan sentralisasi fungsi teknologi informasi, pemanfaatan sistem manajemen risiko berbasis teknologi informasi, hingga penerapan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) SNI ISO 37001:2016 guna memperkuat GCG," katanya.

Penghargaan CGPI ke-19 yang diselenggarakan oleh Majalah SWA itu merupakan wujud apresiasi kepada perusahaan yang berkomitmen dan konsisten menerapkan tata kelola perusahaan yang baik (GCG) secara berkelanjutan, dimana penilaiannya telah melalui program riset dan pemeringkatan oleh Indonesian Institute for Corporate Governance (IICG).

Disampaikan juga, Pupuk Indonesia aktif menerapkan konsep industry 4.0 dalam menunjang kinerja perusahaan.

"Guna memonitor dan mengamankan distribusi pupuk, kami punya sistem yang disebut Distribution Planning and Control System (DPCS), kemudian ada Digital Fertilizer untuk memonitor kinerja pabrik," jelas Bakir.

Tak hanya itu, lanjut dia, untuk lebih mendekatkan diri pada konsumen dan meningkatkan penjualan sektor retail, perusahaan telah mengembangkan Customer Centric Model.

"Sedangkan untuk peningkatan produktivitas pertanian dan mendukung peningkatan kesejahteraan petani, Pupuk Indonesia Grup mengembangkan program Agro Solution yang sudah terlaksana di banyak daerah," katanya.

Baca juga: KPK apresiasi Pupuk Indonesia sebagai BUMN pengelola LHKPN terbaik

Baca juga: Pupuk Indonesia Grup nyatakan komitmen jalankan nilai AKHLAK

Baca juga: Pupuk Indonesia komitmen tingkatkan budaya antikorupsi

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Pemkab dan Pupuk Indonesia tingkatkan produktivitas padi petani Jember

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar