Kaleidoskop 2020

Renovasi tak henti stadion Piala Dunia U-20, Palembang sampai Bali

Oleh Michael Teguh Adiputra Siahaan

Sejumlah warga berolahraga di bagian luar Stadion Utama, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (22/11/2020). Pengelola menyatakan GBK sangat siap untuk melangsungkan pertandingan-pertandingan internasional dengan standar FIFA, termasuk Piala Dunia U-20 tahun 2021. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/wsj. (ANTARA FOTO/M RISYAL HIDAYAT)

Pemerintah Daerah

Sesuai Inpres Nomor 8 tahun 2020 tentang Dukungan Penyelenggaraan FIFA U-20 World Cup tahun 2021, pemerintah daerah diharuskan mengurus stadion serta lapangan pendukung yang di luar tanggung jawab Kementerian PUPR.

Berawal dari wilayah paling barat, Palembang, Gubernur Sumatera Selatan dan Wali Kota Palembang wajib memimpin proses renovasi Stadion Gelora Sriwijaya dan Stadion Madya Bumi Sriwijaya.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menyebut bahwa pihaknya menyediakan dana sebesar Rp20 miliar untuk memperbaiki stadion-stadion Piala Dunia U-20 tahun 2021 di daerahnya.

Baca juga: Sumsel anggarkan Rp30 Miliar untuk persiapan Piala Dunia U-20
Baca juga: Sumsel kebut perbaikan stadion sebagai respon rekomendasi FIFA


Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali, sebagai Ketua Panitia Pelaksana 'Indonesia FIFA U-20 World Cup Organizing Committe' (INAFOC) sendiri sudah melihat perkembangan renovasi stadion di Sumatera Selatan dan yakin proyek itu selesai sesuai target yaitu maksimal Maret 2021.

Beralih ke Jakarta. Dari enam stadion yang menjadi tempat pertandingan Piala Dunia U-20 tahun 2021, Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) bisa dikatakan yang paling siap.

Tidak mengherankan, sebagai stadion termegah di Indonesia, SUGBK dirancang sedemikian rupa untuk melangsungkan pertandingan-pertandingan internasional dengan standar FIFA.

Baca juga: PSSI ingin SUGBK markas timnas dan lokasi pembukaan Piala Dunia U-20

Ini juga berlaku bagi lapangan-lapangan sepak bola di sekitarnya.

"Kawasan GBK sudah siap 'banget'," ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto.

Baca juga: Dirut PPKGBK tegaskan kawasan GBK siap untuk Piala Dunia U-20

Berbasis Inpres, empat stadion yang mendukung SUGBK adalah Lapangan A, Lapangan B, Lapangan G dan Stadion Madya Gelora Bung Karno.

Bergeser ke Jawa Barat, Gubernur Jawa Barat dan Bupati Bandung diberikan kewenangan untuk merenovasi Stadion Si Jalak Harupat di Kabupaten Bandung. Pemerintah setempat pun menganggarkan Rp27 miliar untuk perbaikan stadion berkapasitas 27.000 penonton tersebut.
 
Foto udara Stadion Si Jalak Harupat di Soreang, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (29/6/2020). PSSI telah menetapkan enam stadion termasuk Stadion Si Jalak Harupat sebagai tempat penyelenggaran Piala Dunia U-20 2021 di Indonesia yang akan segera di revitalisasi sesuai dengan standar FIFA oleh Kementerian PUPR. ANTARA FOTO/Raisan Al Farisi/hp.


Beberapa aspek stadion yang kualitasnya ditingkatkan agar berstandar FIFA di antaranya lampu, rumput, tempat duduk, sistem suara dan pengairan. Stadion Si Jalak Harupat ditargetkan siap untuk Piala Dunia U-20 2021 pada Maret 2021.

Baca juga: Stadion Si Jalak Harupat siap digunakan untuk Piala Dunia U-20 2021

Dari Bandung ke Surakarta, Jawa Tengah. Di wilayah yang menjadi asal Presiden Joko Widodo ini, semua stadion ditangani perbaikannya oleh Kementerian PUPR.

Selanjutnya Jawa Timur

Oleh Michael Teguh Adiputra Siahaan
Editor: Junaydi Suswanto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

LRT jadi pilihan transportasi pada Piala Dunia U20 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar