Liga Inggris

Guardiola nilai De Bruyne terlalu penting untuk diistirahatkan

Guardiola nilai De Bruyne terlalu penting untuk diistirahatkan

Pemain gelandang Manchester City asal Belgia Kevin De Bruyne. ANTARA/AFP/Christophe Simon/aa.

Jakarta (ANTARA) - Manajer Manchester City Pep Guardiola Jumat mengatakan gelandang Kevin De Bruyne tidak akan diistirahatkan dalam beberapa pekan mendatang karena perannya sangat penting bagi klub ini saat mereka kesulitan mencetak gol musim ini.

City kini berada pada urutan kesembilan klasemen Liga Inggris, delapan poin di bawah pimpinan klasemen Liverpool, dan menghadapi empat pertandingan dalam 10 hari ke depan, termasuk laga perempat final Piala Liga melawan Arsenal.

De Bruyne telah bermain 90 menit pada masing-masing tujuh pertandingan liga terakhir City dan juga bermain dua kali untuk Belgia bulan lalu.

Ditanya apakah gelandang itu akan diistirahatkan untuk lawatan Sabtu ke Southampton, Guardiola mengatakan kepada wartawan: "Tidak, sekarang, tidak. Dia terlalu penting bagi kami."

"Dia tidak akan beristirahat. Dia beristirahat di Liga Champions, dia beristirahat dalam pertandingan lain pada pekan-pekan sebelumnya ... Saat ini kami membutuhkannya." kata Guardiola seperti dikutip Reuters.

Baca juga: Dua tahun melatih MU membuat rambut Solskjaer beruban

Dengan striker utama City kesulitan mencetak gol, Guardiola sangat mengandalkan gelandang dan sayap untuk mencetak gol.

Striker Argentina Sergio Aguero belum membuka rekening gol liganya musim ini karena cedera membatasi waktunya di lapangan, sementara Gabriel Jesus hanya mencetak dua gol.

Guardiola mengatakan City harus menciptakan lebih banyak peluang dan membandingkan jumlah gol yang mereka cetak dengan berapa banyak yang mereka ciptakan pada tahap musim perebutan gelar di bawah pelatih Spanyol itu.

"Realitasnya adalah membandingkan 40 gol yang kami cetak dalam 12 pertandingan pertama pada tahun ketika kami memenangkan Liga Premier pertama kami (pada 2018), 36 untuk gelar kedua kami (2019) dan musim lalu, kami telah mencetak 35 gol pada tahap ini. Tahun ini kami memiliki 18.

"Musim lalu kami mencetak lebih banyak gol daripada sang juara (Liverpool) tapi sayangnya kami kebobolan terlalu banyak. Kami harus mencetak lebih banyak, semua orang tahu itu, tapi itu tidak tergantung pada satu pemain tertentu," tambah dia.

"Ini bukan hanya tanggung jawab para striker ... Semua orang terlibat untuk menciptakan peluang yang lebih jelas," pungkas dia.

Baca juga: Chris Wilder akan hengkang jika demi kebaikan Sheffield

Pewarta: Teguh Handoko
Editor: Jafar M Sidik
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Direksi TVRI patahkan alasan Dewas pecat Helmy soal tayangan asing

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar