Polisi berlakukan wajib lapor kepada TA yang terlibat prostitusi artis

Polisi berlakukan wajib lapor kepada TA yang terlibat prostitusi artis

Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Erdi A. Chaniago. ANTARA/Bagus Ahmad Rizaldi

TA sudah dipulangkan oleh penyidik setelah dimintai keterangannya.
Bandung (ANTARA) -
Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jawa Barat memberlakukan wajib lapor kepada artis yang berinisial TA yang terkait dugaan kasus prostitusi artis.
 
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol. Erdi A. Chaniago mengatakan bahwa TA kini diwajibkan melapor secara rutin ke Polda Jabar dua kali dalam sepekan.

"TA sendiri kini sudah dipulangkan oleh penyidik setelah dimintai keterangannya," kata Erdi di Bandung, Jawa Barat, Senin.
 
Menurut Erdi, TA sendiri kini masih berstatus sebagai saksi dari kasus dugaan prostitusi artis itu. Namun, polisi sebelumnya sudah menetapkan tiga tersangka yang diduga sebagai muncikari.

Baca juga: Polisi: Tarif artis TA Rp75 juta sekali kencan

Sebelumnya, TA diamankan karena diduga melakukan prostitusi di sebuah hotel yang berada di Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (18/12).
 
Saat TA diamankan, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa kartu ATM, buku tabungan, dan sejumlah alat kontrasepsi.

TA kemudian langsung digiring ke Gedung Ditreskrimsus Polda Jawa Barat untuk pemeriksaan.
 
Adapun muncikari yang ditetapkan sebagai tersangka berinisial RJ (44), AH (40), dan MR (34). Mereka dikenai sejumlah pasal terkait ITE dan perdagangan orang dengan ancaman hukuman paling lama 15 tahun penjara.

Baca juga: Polda Jawa Barat tetapkan tiga tersangka kasus prostitusi artis TA

Pewarta: Bagus Ahmad Rizaldi
Editor: D.Dj. Kliwantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Polisi tahan Vanessa terkait kasus prostitusi online

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar