Polisi Hong Kong tangkap pasien COVID-19 yang kabur dari rumah sakit

Polisi Hong Kong tangkap pasien COVID-19 yang kabur dari rumah sakit

Dokumentasi--Interior rumah sakit sementara untuk pasien COVID-19 di i Hong Kong, China selatan, Sabtu (1/8/2020). ANTARA FOTO/Xinhua/Wu Xiaochu/pras.

Hong Kong (ANTARA) - Polisi Hong Kong, pada Minggu (20/12)  malam, menangkap seorang pasien positif COVID-19 yang kabur pada Jumat dari salah satu rumah sakit terbesar di kota saat sedang dalam perawatan.

Li Wan-keung (63 tahun), yang awalnya diidentifikasi sebagai pasien 7379, dimasukkan ke dalam ruang isolasi di Rumah Sakit Queen Elizabeth pada 14 Desember, setelah dikonfirmasi positif COVID-19.

Meski demikian, polisi mengatakan pria tersebut melarikan diri melalui tangga pada Jumat, dengan mengenakan jaket di atas baju rumah sakit.

Baca juga: Hong Kong batasi warganya makan di restoran untuk kekang virus corona
Baca juga: Ratusan warga Hong Kong padati pos perbatasan Shenzhen


Polisi mengatakan melalui laman Facebook pada Minggu malam, bahwa Li ditemukan di permukiman para pekerja Mong Kok sekitar pukul 11 malam waktu setempat dan dikirim ke rumah sakit untuk dirawat.

Polisi menyebut orang-orang yang melarikan diri dari karantina dapat menghadapi penalti sebesar 5.000 dolar HK (sekitar Rp 9,1 juta) dan ancaman penjara hingga dua bulan.

Sejauh ini, Hong Kong telah melaporkan lebih dari 8.000 kasus virus corona dan 130 kematian.

Sumber: Reuters

Baca juga: Hong Kong kejar pasien COVID-19 yang kabur dari rumah sakit
Baca juga: 7,5 juta warga Hong Kong divaksin massal Januari

Penerjemah: Aria Cindyara
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Warga Hong Kong terbangkan paralayang untuk rayakan Hari Nasional China

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar