Warga Jakut diimbau tidak berwisata saat libur Natal dan tahun baru

Warga Jakut diimbau tidak berwisata saat libur Natal dan tahun baru

Petugas Satpol PP Jakarta Utara menyegel puluhan kafe di Jalan Inspeksi kali Cakung Drain dan Kali Gendong, Kelurahan Cilincing, Jakarta Utara, Senin (21/12/2020) (ANTARA/HO/Humas Pemkot Jakarta Utara)

Kita berharap seluruh warga yakin bahwa COVID-19 berbahaya
Jakarta (ANTARA) - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Utara mengimbau warga tidak berwisata saat libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Kami mengimbau agar warga tetap beraktivitas di rumah dan tidak berwisata saat libur agar tidak terjadi lonjakan penyebaran COVID-19,” kata Kasatpol PP Jakarta Utara, Yusuf Majid di Jakarta, Senin.

Yusuf menyatakan pandemi COVID-19 telah menyebabkan banyak korban nyawa hingga terpuruknya perekonomian masyarakat. Jangan sampai warga acuh dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan sehingga menjadi korban berikutnya.

“Kita berharap seluruh warga yakin bahwa COVID-19 berbahaya," tegas Yusuf.

Dia mencontohkan saat Februari 2020, masyarakat hanya mengenal informasi dari berita. Namun pada Agustus hingga saat ini, semua orang telah mengetahui keluarga terdekat mereka terpapar COVID-19.

Untuk mencegah terjadinya kerumunan, Yusuf memastikan tim terpadu terus melakukan operasi kemanusiaan dari petugas Satpol PP, TNI-Polri, Unit Perangkat Kerja Daerah (UKPD) hingga unsur kelurahan dan kecamatan.

Baca juga: 25 kafe ilegal disegel jelang natal dan tahun baru
Baca juga: Langgar prokes, 25 kafe di Cilincing disegel

Yusuf juga meminta lokasi yang berpotensi keramaian untuk mematuhi aturan dengan tutup operasional maksimal pada pukul 21.00 WIB.

“Kita harapkan kalau tidak terlalu penting jangan ke tempat-tempat keramaian. Apabila ingin membeli makanan atau minuman lebih baik melalui pesan-antar," kata Yusuf.

Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara melaporkan hingga Senin (21/12) total sebanyak 16.586 jiwa dinyatakan positif terpapar COVID-19. Sebanyak 14.260 jiwa dinyatakan sembuh dan 270 jiwa meninggal dunia.

Sebanyak 1.340 jiwa sedang menjalani isolasi mandiri dan 416 jiwa lainnya sedang dalam perawatan medis di rumah sakit. Kasus warga yang dinyatakan positif terpapar COVID-19 meningkat 184 jiwa dibandingkan Ahad (20/12).
Baca juga: Langgar prokes, 25 kafe di Cilincing disegel
Baca juga: 56 kamar Wisma JIC jadi tempat isolasi pasien COVID-19
Baca juga: Pasar Pelita di Jakarta Utara ditutup tiga hari

Pewarta: Fauzi
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kilas NusAntara Siang

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar