BCA siapkan Rp30,5 triliun antisipasi kebutuhan libur akhir tahun

BCA siapkan Rp30,5 triliun antisipasi kebutuhan libur akhir tahun

Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam "virtual opening ceremony" KKB BCA x Blibli Autofest 2020 pada Rabu (25/11/2020). ANTARA/Tangkapan layar BCA/aa.

Nasabah kini dapat melakukan berbagai transaksi dengan simpel, salah satunya adalah melalui aplikasi BCA mobile yang telah diperbaharui dengan fitur lifestyle
Jakarta (ANTARA) - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyiapkan likuiditas Rp30,5 triliun untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan uang tunai masyarakat selama libur Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

“Bagi nasabah yang ingin melakukan transaksi setoran tunai, dapat menggunakan ATM Setor-Tarik BCA yang siap 24 jam. Untuk mengantisipasi kebutuhan tarikan nasabah di mesin ATM menjelang libur Natal dan Tahun Baru, BCA menyediakan uang tunai sebesar Rp30,5 triliun,” kata Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Libur akhir tahun 2020 ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya karena Indonesia masih berada dalam tantangan pandemi COVID-19.

Selama periode Libur Natal dan Tahun Baru ini, kata Jahja, BCA meniadakan operasional kantor cabang per 24-25 Desember 2020 dan 31 Desember sampai dengan 1 Januari 2021. Layanan perbankan akhir pekan atau Weekend banking pun ditiadakan pada 26–27 Desember 2020 dan 2-3 Januari 2021.

Meskipun demikian, BCA berjanji tetap memberikan layanan perbankan secara optimal kepada nasabah di Tanah Air melalui layanan #BankingFromHome yang aman dan nyaman melalui layanan digital BCA, seperti BCA mobile atau KlikBCA.

“Nasabah kini dapat melakukan berbagai transaksi dengan simpel, salah satunya adalah melalui aplikasi BCA mobile yang telah diperbaharui dengan fitur lifestyle,” ujarnya.

Jahja mengatakan pihaknya mengutamakan keamanan transaksi menjadi prioritas, termasuk saat momen libur. Terdapat sejumlah tips yang dapat dilakukan nasabah dalam bertransaksi melalui layanan digital BCA.

Beberapa tips itu antara lain :

  • Jangan pernah memberikan PIN dan kata sandi ke siapapun, termasuk ke kerabat terdekat untuk alasan apa pun.
  • Jangan memberikan kode One Time Password (OTP) dan CVV (Card Verification Value) kepada siapa pun dan jangan percaya pemberian kode OTP dari sumber yang tidak terpercaya.
  • Usahakan untuk mengganti secara berkala PIN dan password dengan kombinasi yang unik untuk menghindari hal yang tidak di inginkan.
  • Laporkan ke HaloBCA apabila ada transaksi atau kejanggalan pada saat melakukan transaksi.
“Apabila selama masa libur akhir tahun membutuhkan untuk pembukaan rekening baru atau pemblokiran rekening, ini sudah dapat dilakukan melalui BCA mobile sehingga akan meminimalisir aktivitas ke kantor cabang BCA. Untuk pembayaran tagihan yang umumnya datang di akhir bulan juga sudah dapat dilakukan dalam satu genggaman di BCA mobile,” kata Jahja.

Selain itu, libur akhir tahun di tengah pandemi COVID-19 saat ini membuat masyarakat untuk tetap jaga jarak dan menghindari kontak fisik.

“BCA mengerti kebutuhan nasabah dengan #BankingFromHome. Untuk itu, per tanggal 1 Agustus 2020, limit transfer harian internet banking BCA yaitu KlikBCA Individu yang semula dari Rp100 juta per hari dinaikkan secara permanen menjadi Rp 250 juta per hari per User-ID. Ini berlaku untuk transfer antar rekening BCA dan transfer ke rekening bank lain dalam negeri,” kata Jahja.

Baca juga: BNI aktifkan 201 outlet layani libur akhir tahun

Baca juga: BCA salurkan kredit Rp581,9 triliun hingga akhir September

Baca juga: Aset BCA capai Rp1.003,6 triliun

 

Pewarta: Indra Arief Pribadi
Editor: Ahmad Buchori
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tidak mengembalikan uang salah transfer dari bank bisa dipidana

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar