Kaleidoskop 2020

MotoGP 2020 : Lahirnya jawara-jawara baru!

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono

MotoGP 2020 : Lahirnya jawara-jawara baru!

Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir melakukan selebrasi setelah merebut gelar juara dunia di Grand Prix Valencia, Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol, 15 Oktober 2020. AFP/Lluis Gene

Jakarta (ANTARA) - Siapa menyangka Kejuaraan Dunia MotoGP menyajikan musim yang penuh kejutan, kompetisi paling ketat, serta juara-juara baru di musim yang dihantui oleh pandemi tahun ini.

Sembilan pemenang berbeda muncul di kelas premier, menyamai rekor sepanjang masa di musim 2016, dan mahkota juara dunia pindah ke tangan Joan Mir dan Suzuki di saat Marc Marquez menjadi pesakitan sejak seri pembuka di Jerez.

Musim balapan 2020 boleh jadi layak mendapat selebrasi tersendiri setelah sempat menjadi kemustahilan di saat virus corona menjadi wabah global awal tahun ini.

Baca juga: Fakta menarik Joan Mir, juara dunia MotoGP 2020

Batalnya Grand Prix Qatar, yang seharusnya menjadi seri pembuka pada Maret, memaksa FIM dan Dorna Sports harus bertarung melawan waktu mengatur ulang kalender serta melakukan lobi-lobi ke para promotor dan negara tuan rumah.

Melihat situasi pandemi yang dinamis dan tak bisa diprediksi, Dorna akhirnya memutuskan untuk membawa sirkus MotoGP hanya di daratan Eropa untuk 14 seri musim ini yang mengambil start di Jerez, Juli. Sejumlah sirkuit pun menjadi tuan rumah dua balapan beruntun untuk pertama kalinya.

Dalam waktu vakum empat bulan itu, ketrampilan membalap Marquez bersaudara, Valentino Rossi, Fabio Quartararo dan para pebalap lainnya diuji dalam balapan virtual yang disiarkan langsung lewat berbagai kanal.

Rivalitas mereka masih kentara meski dalam suasana yang kasual dan penuh senda gurau demi mengobati kerinduan para fan MotoGP di seluruh dunia. Suatu pemandangan dan pengalaman menonton yang cukup langka.

Baca juga: Mandalika Racing Team Indonesia pasang target 10 besar di Moto2 2021


Jawara-jawara baru
Jelang seri pembuka di Jerez, Quartararo pernah mewanti-wanti bahwa salah satu hal krusial demi menyintas musim balapan yang sangat padat tahun ini adalah sebisa mungkin menghindari cedera.

"Satu kali cedera berarti kalian bisa melewatkan banyak balapan," kata sang pebalap Prancis yang menjadi rookie terbaik 2019 itu.

Dan benar saja kekhawatiran itu terjadi ketika Marc Marquez harus menghabiskan hampir seluruh musim 2020 memulihkan diri dari patah tulang lengan kanan yang ia dapati setelah terjatuh di balapan pembuka di Jerez.
 
Pebalap tim Repsol Honda Marc Marquez ditandu setelah mengalami kecelakaan di Sirkuit Jerez ketika menjalani Grand Prix Spanyol, Minggu (7/19/2020). ANTARA/REUTERS/Marcelo Del Pozo/pri. (REUTERS/MARCELO DEL POZO)


Di tengah absennya juara dunia MotoGP enam kali itu, sembilan pebalap berbeda tahun ini mengecap manisnya podium teratas di kelas premier dan juara dunia baru muncul di akhir musim.

Quartararo menjadi yang pertama meraup poin penuh berkat dominasinya di dua balapan beruntun di Jerez sebelum rookie tim KTM Brad Binder menggebrak di Brno, menjadi pebalap Afrika Selatan pertama yang merebut kemenangan di kelas premier.

Pebalap veteran Andrea Dovizioso dari tim Ducati kembali ke podium teratas di GP Austria sebelum Miguel Oliveira menjadi pebalap Portugal pertama pemenang Grand Prix ketika finis terdepan di GP Styria untuk tim KTM Tech3.

Franco Morbidelli membawa Petronas Yamaha kembali menjadi headline lewat kemenangan perdana sang pebalap Italia di Misano sebelum menyaksikan Maverick Vinales menegaskan kekuatan Yamaha di trek yang berada di pesisir laut Adriatik itu di GP Emilia Romagna.

Kemudian Danilo Petrucci tampil perkasa di balapan basah pertama musim itu dan membawa Ducati ke pucuk podium di Le Mans.

Baca juga: Marquez berharap lebih banyak dari Quartararo musim ini

Ketika tiba di Aragon, Suzuki meraih kemenangan pertama mereka musim ini lewat Alex Rins.

Pabrikan asal Hamamatsu itu mampu menjaga momentumnya ketika tiba di Valencia hingga akhirnya Mir merebut kemenangan perdananya setelah enam finis podium sebelumnya membuatnya tampil paling konsisten tahun ini.

Satu pekan di berselang di sirkuit yang sama, sang pebalap Spanyol kemudian mengunci gelar juara dunia di tahun keduanya turun di kelas premier setelah finis P7 di GP Eropa.

Suzuki Ecstar juga merebut titel kedua untuk Suzuki sebagai tim terbaik, sedangkan titel konstruktor jatuh ke tangan Ducati.
 
Pebalap tim Suzuki Ecstar Joan Mir melakukan selebrasi setelah merebut gelar juara dunia di Grand Prix Valencia, Sirkuit Ricardo Tormo, Spanyol. (ANTARA/HO-press@suzuki-racing.com)



Baca juga: Joan Mir ditambah konsistensi sama dengan titel MotoGP
​​​​​​​


Calon penantang serius
Morbidelli tampil melebihi ekspektasi setelah merangkum musim 2020 dengan tiga kemenangan dan finis runner-up klasemen, terpaut 13 poin dari Mir, di saat Quartararo didera penampilan tidak konsisten dan terpuruk di peringkat delapan.

Pebalap Italia itu mampu mengalahkan ketiga pebalap Yamaha lainnya yang menggunakan spesifikasi motor yang lebih mutakhir ketimbang yang dia pakai.

Oliveira, yang meraih kemenangan keduanya musim ini di balapan pemungkas di Portugal, juga membuktikan dirinya sebagai salah satu penantang serius tahun depan ketika ia hijrah ke tim pabrikan KTM.

Jangan lupakan juga Alex Marquez, yang pada akhirnya mampu beradaptasi dengan motor Honda RC213V untuk dua kali naik podium sebagai runner-up kendati tahun depan dia digeser ke tim satelit LCR Honda untuk memberi ruang bagi Pol Espargaro ke tim Repsol Honda.

Honda pun berharap sang kakak, Marc Marquez bisa kembali membalap tahun depan.

Namun setelah menjalani operasi ketiga, Marc kemungkinan masih harus menjalani pemulihan hingga seri pembuka di Qatar pada Maret tahun depan.

 
Pebalap tim Petronas Yamaha Franco Morbidelli melakukan selebrasi setelah finis peringkat tiga di Grand Prix Portugal, Sirkuit Algarve, Portimao, Minggu, bersama Miguel Oliveira dari tim KTM Tech3 yang menjuarai balapan seri pemungkas musim 2020 tersebut. (22/11/2020) (HO via PETRONAS SRT) (HO via PETRONAS SRT/No RESALES)


Baca juga: Kemenangan di MotoGP Portugal terasa spesial bagi Oliveira
​​​​​​​


Perpisahan para veteran
Grand Prix Portugal di pengujung musim menjadi perpisahan Valentino Rossi bersama tim pabrikan Yamaha yang telah ia bela selama 15 musim dan dalam periode itu empat titel kejuaraan dunia MotoGP, 225 balapan Grand Prix, 56 kemenangan, dan 142 podium telah ia raih.

Bos tim Yamaha Lin Jarvis masih memandang Rossi, pebalap paling senior di grid, sangat kompetitif di usianya yang telah menginjak 41 tahun.

Di tengah gempuran para pebalap generasi baru, The Doctor bakal terus menembus batas usia ketika tahun depan ia menjadi tandem anak asuhnya di akademi VR46, Morbidelli, di tim satelit Petronas Yamaha.

Sementara itu, paddock MotoGP kehilangan dua pebalap reguler mereka, Andrea Dovizioso dan Cal Cruthlow.

Dovizioso memutuskan untuk 'cuti' dari MotoGP setelah kontraknya dengan Ducati tidak diperpanjang lagi sedangkan Crutchlow bakal menjalani peran baru sebagai pebalap uji Yamaha, menggantikan Jorge Lorenzo.

Jelang akhir musim MotoGP telah merilis kalender provisional 2021 yang sementara terdiri dari 20 balapan yang digelar dari Maret hingga November.

Sedangkan Indonesia, yang menantikan gelaran Grand Prix pertama dalam 23 tahun, masih harus menunggu kepastian di saat Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara berada di dalam daftar sirkuit cadangan bersama sirkuit Algarve di Portugal dan Igora di Rusia.

Kalender tersebut kemungkinan masih bisa berubah mengingat situasi pandemi global yang tidak bisa diprediksi.

Baca juga: Bagnaia gabung tim pabrikan Ducati untuk MotoGP 2021
Baca juga: Brno tak ambil bagian di MotoGP 2021
Baca juga: MP1 gandeng Dorna hadirkan MotoGP eSports Indonesian Series

 

Oleh Aditya Eko Sigit Wicaksono
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Industri pariwisata didorong masuk skala prioritas vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar