Masuk kawasan Puncak Bogor wajib tunjukkan hasil rapid tes antigen

Masuk kawasan Puncak Bogor wajib tunjukkan hasil rapid tes antigen

Bupati Bogor, Ade Yasin selaku Ketu satgas COVID-19 Kabupaten Bogor di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)

ada razia ada operasi yustisi ke tempat wisata
Cibinong, Bogor (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, Jawa Barat, mewajibkan pengunjung di Kawasan Puncak, Cisarua, Bogor menunjukkan hasil rapid test antigen pada libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021.

"Agar menunjukkan hasil rapid test antigen yang masih berlaku paling lama tiga kali 24 jam dari diterbitkan suratnya," ungkap Bupati Bogor, Ade Yasin di Cibinong, Bogor, Selasa).

Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Kabupaten Bogor itu menyebutkan bahwa aturan tersebut akan diberlakukan pada libur panjang natal dan tahun baru, yaitu pada 24-27 Desember 2020 dan 31 Desember 2020 hingga 3 Januari 2021.

Di samping itu, dalam Seruan Bupati Bogor bernomor 423/COVID-19/Sekret/XII/2020 melarang menyelenggarakan perayaan malam pergantian tahun baik di dalam maupun luar ruangan.

Kemudian, seruan tersebut juga melarang penggunaan atau jual beli petasan, kembang api, terompet, dan sejenisnya.

Sementara itu, Juru Bicara Satgas COVID-19 Kabupaten Bogor, Irwan Purnawan mangatakan bahwa pemeriksaan hasil rapid test antigen pada wisatawan akan dilakukan di pintu masuk Kawasan Puncak baik dari Bogor maupun Cianjur. Bagi yang tidak memiliki surat tersebut akan diputar balik oleh petugas.

Baca juga: Gugus Tugas COVID-19 perketat kunjungan wisatawan ke Puncak Bogor

Baca juga: Diberi nama Covid, gajah lahir di tengah pandemi di Puncak Bogor


"Iya nanti juga ada razia ada operasi yustisi ke tempat wisata, patroli melihat jumlah pengunjung sesuai nggak 50 persen dari kapasitas, kemudian memeriksa penerapan protokol kesehatan," kata Irwan.

Terpisah, Polres Bogor Polda Jawa Barat akan melakukan penutupan selama 12 jam Jalur Puncak tepatnya di pintu keluar-masuk Tol Gadog, Ciawi, Kabupaten Bogor pada malam tahun baru 2021.

"Demi mengurangi kepadatan arus lalu lintas dan mencegah penyebaran COVID-19 di sekitar Jalur Puncak pada malam Tahun Baru 2021," ungkap Kasatlantas Polres Bogor, Iptu Dicky Pranata.

Menurutnya, penutupan jalur akan dilakukan selama 12 jam mulai pukul 18.00 WIB 31 Desember 2020 hingga pukul 06.00 WIB 1 Januari 2021.

Dicky menyebutkan, bagi pengendara yang ingin bepergian ke daerah Cianjur ataupun Bandung bisa bisa menggunakan jalan alternatif selama Jalur Puncak ditutup. Ada dua jalan alternatif, yaitu lewat Sukabumi dan lewat Jonggol.

Baca juga: Wisata aman saat pandemi COVID-19 di perkebunan teh Gunung Mas Bogor

Baca juga: Tes COVID-19 massal dilakukan pada wisatawan di Jalur Puncak Bogor

Pewarta: M Fikri Setiawan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Tes COVID-19 gratis di Jakarta, mayoritas warga bertujuan ke Puncak Bogor

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar