Kemendikbud sebut pandemi COVID-19 lahirkan ribuan inovasi

Kemendikbud sebut pandemi COVID-19 lahirkan ribuan inovasi

Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam di Jakarta, Rabu (23/12/2020). ANTARA/Indriani.

Lebih dari 1.600 penemuan dan inovasi lahir di tengah pandemi COVID-19
Jakarta (ANTARA) - Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Prof Nizam mengatakan pandemi COVID-19 melahirkan ribuan penemuan dan inovasi oleh perguruan tinggi.

“Lebih dari 1.600 penemuan dan inovasi lahir di tengah pandemi COVID-19. Pengabdian pada masyarakat juga tak surut di tengah pandemi,” ujar Nizam dalam taklimat media di Jakarta, Rabu.

Begitu juga program pengabdian kepada masyarakat seperti KKN tematik perguruan tinggi dan program mahasiswa mengajar mendampingi siswa selama pandemi.

Baca juga: UI raih penghargaan peringkat pertama perguruan tinggi inovatif

Dengan semangat gotong, pembelajaran yang dilakukan di rumah dapat berlangsung dengan baik melalui pendampingan dari para mahasiswa.

Begitu juga pembelajaran di perguruan tinggi, yang pada tahun ini bertransformasi dari konvensional ke digital.

“Kami dapat menyampaikan bahwa tidak sampai satu bulan, kita beradaptasi 100 persen dengan menggunakan teknologi dalam pembelajaran. Kita akui masih terdapat kekurangan dan belum siap, namun semangat untuk beradaptasi berlangsung dengan cukup tinggi,” terang dia.

Baca juga: Nadiem: Perguruan tinggi terus berinovasi selama pandemi

Dalam kesempatan itu, dia juga menjelaskan sejumlah kebijakan diluncurkan Kemendikbud pada 2020 mulai dari kebijakan Kampus Merdeka, peluncuran skema baru pendanaan perguruan tinggi dan peluncuran pelantar Kedai Reka.

Kampus Merdeka merupakan wujud pembelajaran di perguruan tinggi yang otonom dan fleksibel sehingga tercipta kultur belajar yang inovatif, tidak mengekang dan sesuai dengan kebutuhan mahasiswa.

Baca juga: Saatnya inovasi kampus berkolaborasi dengan industri, kata Rektor IPB

Oleh karena itu diperlukan kolaborasi atau kerja sama antara sektor pendidikan dan sektor industri dalam menciptakan sebuah reka cipta sehingga dapat meningkatkan produksi dan distribusi di sektor domestik maupun global.

Peran sektor pendidikan, khususnya perguruan tinggi yaitu sebagai pusat riset dan pengembangan bagi industri untuk mengembangkan teknologi baru.

Baca juga: Kemendikbud sebut 136.000 siswa dan guru manfaatkan akun belajar.id

Baca juga: Akun pembelajaran bagi siswa dan guru diluncurkan Kemendikbud


Pewarta: Indriani
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemdikbud dorong lahirnya perda perbukuan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar