Samsung buka pemesanan Galaxy S21, meski belum dirilis

Samsung buka pemesanan Galaxy S21, meski belum dirilis

Samsung buka pemesanan "pre-order" di website AS (samsung.com)

Jakarta (ANTARA) - Seri Samsung Galaxy S21 kini siap untuk prapemesanan di Amerika Serikat, menurut situs resmi Samsung di AS.

"Pesan sekarang dan dapatkan tambahan 50 dolar AS untuk aksesori Galaxy Anda berikutnya. Cepat, segera berakhir," begitu bunyi tulisan di website tersebut, Selasa.

Seri Galaxy S21 kabarnya akan hadir dengan tiga model, yaitu Galaxy S21, Galaxy S21+ dan Galaxy S21 Ultra.

Samsung memang belum memberikan detil apa pun tentang model yang akan diluncurkan untuk flagship terbarunya itu. Namun, halaman pemesanan mengatakan,"Bersiaplah untuk melompat ke Galaxy berikutnya," yang mengacu pada seri Galaxy S21 yang akan datang.

Baca juga: Samsung akan buat ponsel 5G murah tahun depan

Baca juga: Samsung Galaxy S21 Ultra bakal dibekali enam kamera?


Dalam website itu disebutkan bahwa Samsung memberikan hingga 700 dolar AS atau sekitar Rp9,9 juta untuk tukar tambah dengan ponsel lama. Raksasa teknologi asal Korea Selatan itu juga memberi 50 dolar AS atau sekitar Rp708 ribu untuk mereka yang dengan cepat memesan Galaxy S21.

Samsung juga menghadirkan layanan pengiriman dan pengembalian barang secara contacless untuk meminimalisir kontak, dengan cepat dan gratis. Tidak hanya itu, bagi pembeli yang memesan di aplikasi Samsung akan mendapat ekstra potongan 10 dolar AS (sekitar Rp142 ribu).

Pembeli dapat mendaftar untuk pre-order seri Galaxy S21 dengan memberikan rincian yang termasuk nama lengkap, email dan nomor telepon. Terdapat pula pilihan apakah pemesanan "pre-order" itu tanpa terikat operator atau "Unloked" atau kontrak operator Verizon, AT&T atau T-Mobile.

Untuk opsi tukar tambah, website juga telah menampilkan pilihan manufaktur perangkat yang dapat melakukan program tersebut, yakni Samsung, Apple dan Google. Sebagai contoh, ponsel Samsung Galaxy S7 dihargai 200 dolar AS (sekitar Rp2,8 juta)

Samsung juga tampaknya mengajak pengguna ponsel iOS untuk bermigrasi ke ponsel Android, di mana model lawas iPhone 6S dihargai 200 dolar AS (sekitar Rp2,8 juta).

Saat menjajal untuk melakukan pemesanan "pre-order," dalam email yang dikirimkan Samsung tertulis bahwa reservasi tersebut hanya berlaku hingga 13 Januari 2021. Selanjutnya, "pre-order" akan dimulai antara 14 Januari hingga 28 Januari 2021.

Meskipun, email tersebut tidak mengonfirmasi perangkat Galaxy S21 untuk "pre-order," namuan kabar yang beredar ponsel flagship terbaru Samsung itu akan debut pada 14 Januari 2021, tepat pada hari "pre-order" dimulai.


Baca juga: Samsung perpanjang produksi LCD di Korea Selatan

Baca juga: Samsung siapkan tiga ponsel lipat tahun depan

Baca juga: Penjualan Samsung diprediksi tidak sampai 300 juta ponsel tahun ini

Pewarta: Arindra Meodia
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar