Kemenhub imbau pemudik kembali ke Jabodetabek lebih awal

Kemenhub imbau pemudik kembali ke Jabodetabek lebih awal

Sejumlah kendaraan melaju di tol Jakarta-Cikampek di Bekasi, Jawa Barat, Kamis (24/12/2020). Arus mudik Natal dan Tahun Baru di Tol Jakarta-Cikampek di Bekasi terpantau ramai lancar. ANTARA FOTO/ Fakhri Hermansyah/aww.

berdasarkan prediksi maka puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini atau Minggu (3/1)
Jakarta (ANTARA) - Kementerian Perhubungan mengimbau pemudik libur Natal dan Tahun Baru untuk kembali lebih awal mengingat masih ada sekitar 40 persen kendaraan yang belum balik ke Jabodetabek.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Perhubungan Darat, terjadi pergerakan pemudik sebanyak 638.489 kendaraan pada 22 Desember- 27 Desember.

“Hingga Minggu 27 Desember diperkirakan sejumlah 40 persen belum kembali ke Jabodetabek,” kata Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.

Melalui data yang dihimpun di Gerbang Tol Cikampek Utama, Kalihurip Utama, Cikupa, dan Ciawi terdapat 254.861 kendaraan yang belum kembali.

Sementara jumlah kendaraan yang sudah kembali ke Jabodetabek tercatat sejumlah 383.628 kendaraan.

“Sejauh ini berdasarkan prediksi maka puncak arus balik akan terjadi pada akhir pekan ini atau Minggu (3/1). Oleh karena itu kami mengimbau kepada para pemudik untuk mengatur jadwal perjalanan agar tetap nyaman dan menghindari terjadinya penumpukan arus lalu lintas pada hari Minggu nanti,” katanya.

Dari data yang dihimpun Ditjen Hubdat juga tercatat bahwa pergerakan mudik terbanyak pada periode 22-27 Desember terjadi di Kamis (24/12) yaitu total 176.365 kendaraan meninggalkan Jakarta, dengan jumlah terbanyak yaitu di Cikampek Utama arah timur sejumlah 55.188 kendaraan.

Dirjen Budi juga meminta agar masyarakat tetap memperhatikan jam-jam ramai yang rawan kemacetan.

“Kami minta juga agar masyarakat dapat kembali ke Jabodetabek seawal mungkin. Sebelum hari Minggu akan lebih baik untuk menghindari kemacetan. Dirjen Budi mengimbau agar masyarakat juga mengatur waktu kepulangan. Pulanglah lebih awal, jamnya juga harus diatur sehingga kalau perjalanan pada pagi hari maka tidak akan yang mengantuk,” katanya.


Baca juga: Kemenhub prediksi puncak mudik liburan Natal 23 dan 24 Desember

Baca juga: Waskita Toll Road antisipasi arus mudik libur Natal-Tahun Baru

Baca juga: KAI berangkatkan 9.760 penumpang dari Jakarta saat Natal

Baca juga: Jumlah penumpang di Bandara Angkasa Pura II capai 735.186 orang


Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kakorlantas & Dirjen Hubdat awasi ketat pelaku perjalanan

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar