Kemarin, vaksin COVID-19 untuk usia 60 tahun sampai dana bansos

Kemarin, vaksin COVID-19 untuk usia 60 tahun sampai dana bansos

Para pengunjung museum Anti-COVID di Wuhan, Provinsi Hubei, Sabtu (21/11/2020), mengamati kandidat vaksin buatan China yang siap memasuki pasaran. (ANTARA/M. Irfan Ilmie)

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita humaniora kemarin (30/12) yang menarik perhatian pembaca mulai dari masalah vaksin COVID-19 yang akan diberikan juga kepada warga di atas usia 60 tahun sampai jumlah penambahan kasus COVID-19 baru di Indonesia.

Selain itu terdapat pula berita perihal Menteri Agama yang meluncurkan gerakan wakaf uang dan Presiden Joko Widodo yang melarang dana bantuan sosial (bansos) digunakan untuk membeli rokok.

Berikut beberapa berita humaniora kemarin yang masih menarik untuk dibaca hari ini:


Menkes: Warga berusia di atas 60 tahun tetap divaksinasi COVID-19

Menteri Kesehatan Budi Gunadi memastikan bahwa warga Indonesia berusia di atas 60 tahun tetap akan mendapatkan vaksinasi COVID-19, meski uji klinis vaksin Sinovac di Bandung, Jawa Barat hanya menguji relawan berusia 18-59 tahun yang sehat.


Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 7.903 jadi 727.122 kasus

Usai liburan Natal dan jelang liburan Tahun Baru, Satgas Penanganan COVID-19 melaporkan penambahan 7.903 kasus baru menjadikan terakumulasi 727.122 kasus COVID-19 telah terkonfirmasi di Indonesia.


Menag rilis Gerakan Wakaf Uang

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meluncurkan gerakan wakaf uang untuk mendorong makin gencarnya gerakan wakaf di Indonesia.


Presiden Jokowi larang dana bansos digunakan untuk beli rokok

Presiden Joko Widodo menegaskan larangan dana bansos untuk digunakan untuk membeli rokok di tengan rencana pemerintah mulai menyalurkan berbagai skema bantuan mulai 4 Januari 2021.

Pewarta: Prisca Triferna Violleta
Editor: Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Kemenkes gandeng KPU untuk akses data pemilih terkait vaksinasi

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar