Saham China ditutup melonjak, ditopang harapan pemulihan ekonomi kuat

Saham China ditutup melonjak, ditopang harapan pemulihan ekonomi kuat

Ilustrasi: Para investor memantau pergerakan saham di Bursa Saham China (Reuters)

Beijing (ANTARA) - Saham-saham China ditutup naik tajam pada perdagangan Rabu, berbalik menguat dari kerugian sehari sebelumnya, dengan sebagian besar sektor lebih tinggi ditopang harapan pemulihan ekonomi yang kuat untuk tahun depan. Indeks Komposit Shanghai melonjak 1,05 persen menjadi ditutup pada 3.414,45 poin, sementara Indeks Komponen Shenzhen yang melacak saham-saham di bursa kedua China berakhir melambung 1,66 persen menjadi menetap di 14.201,57 poin.

Nilai transaksi gabungan saham-saham yang mencakup kedua indeks utama China mencapai 847 miliar yuan (sekitar 129,66 miliar dolar AS), menyusut dari 859,7 miliar yuan (sekitar 131,35 miliar dolar AS) pada penutupan perdagangan sehari sebelumnya.

Baca juga: IHSG akhir tahun ditutup di zona merah

Saham-saham yang terkait dengan bisnis minuman keras dan batu bara memimpin kenaikan, dengan saham Yunnan Coal & Energy Co Ltd melonjak pada harian 10 persen menjadi ditutup pada 3,95 yuan per saham.

Beberapa perusahaan internet, yang menyaksikan penjualan panik awal pekan ini karena penyelidikan anti-trust Beijing ke Alibaba Group, dan afiliasinya Ant Group, rebound tajam pada Rabu. Teknologi Hundsun, sebagian dimiliki oleh Alibaba, melonjak 7,5 persen.

Investor mengabaikan langkah pemerintahan Presiden AS Donald Trump untuk memperkuat perintah eksekutif yang melarang investasi AS di perusahaan-perusahaan China dengan dugaan dukungan militer.

Baca juga: Rupiah akhir tahun ditutup menguat tajam, dekati Rp14.000 per dolar

Sebagian besar sektor naik, dengan energi dan sumber daya meningkat paling banyak. Investor mengantisipasi pemulihan ekonomi yang kuat ketika sejumlah negara berusaha menahan penyebaran Virus Corona dengan vaksin.

Sementara itu Indeks ChiNext yang melacak saham-saham perusahaan sedang berkembang atau perusahaan rintisan di papan bergaya Nasdaq China, melesat 3,11 persen menjadi mengakhiri perdagangan pada 2.900,54 poin.

Baca juga: Saham Korsel naik 5 hari beruntun, Indeks KOSPI melonjak 1,88 persen

Baca juga: Saham China ditutup jatuh, investor lakukan aksi ambil untung



 

Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar