Saham Spanyol melemah lagi, indeks IBEX 35 ditutup jatuh 0,99 persen

Saham Spanyol melemah lagi, indeks IBEX 35 ditutup jatuh 0,99 persen

Ilustrasi - Indeks pasar saham Spanyol IBEX 35 melemah. Grafik merah pada latar belakang menunjukkan ke bawah dan melambangkan jatuhnya indeks saham. ANTARA/Shutterstock/pri.

Madrid (ANTARA) - Saham-saham Spanyol melemah lagi pada penutupan perdagangan yang dipersingkat Kamis (31/12/2020), memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut, dengan indeks acuan IBEX 35 di Bursa Efek Madrid jatuh 0,99 persen menjadi 8.073,70 poin.

Indeks IBEX 35 turun 0,25 persen atau 20,40 poin menjadi 8.154,40 poin pada Rabu (30/12/2020), setelah bertambah 0,24 persen atau 19,20 poin menjadi 8.174,80 poin pada Selasa (29/12/2020), dan menguat 0,54 persen atau 44,10 poin menjadi 8.155,60 poin pada Senin (28/12/2020).

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks IBEX35, sebanyak 33 saham mengalami kerugian, sementara hanya dua saham yang berhasil membukukan keuntungan.

International Consolidated Airlines Group SA, biasanya disingkat menjadi IAG, perusahaan induk maskapai penerbangan multinasional Inggris-Spanyol, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya anjlok 3,37 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan farmasi Spanyol Pharma Mar SA yang tergelincir 2,74 persen, serta perusahaan jasa keuangan dan perbankan Spanyol Banco de Sabadell SA merosot 1,97 persen.

Sementara itu, dua saham unggulan yang meraih untung yaitu perusahaan perancang dan produsen peralatan energi terbarukan Siemens Gamesa Renewable Energy SA menguat 1,57 persen, serta perusahaan real estate investment trust (REIT) Merlin Properties Socimi SA naik 0,39 persen.

Baca juga: Saham Spanyol dilanda ambil untung, indeks IBEX 35 turun 0,25 persen
Baca juga: Saham Spanyol raih untung hari ke 5, indeks IBEX 35 naik 0,24 persen
Baca juga: Saham Spanyol terus menguat, indeks IBEX 35 naik lagi 0,54 persen


Penerjemah: Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar