Singapura akan larang masuk WNA yang punya riwayat perjalanan ke Afsel

Singapura akan larang masuk WNA yang punya riwayat perjalanan ke Afsel

Pekerja membangun kamar di Connect @ Changi di Singapura, Senin (21/12/2020). Fasilitas tersebut dipersiapkan untuk menginap singkat bagi pelancong bisnis sebagai bagian dari inisiatif jalur perjalanan terpisah yang akan datang selama wabah penyakit coronavirus (COVID-19). ANTARA FOTO/REUTERS /Edgar Su/rwa.

Singapura (ANTARA) - Pemerintah Singapura pada Jumat mengatakan pihaknya akan melarang masuk seluruh warga negara asing (WNA) yang punya riwayat perjalanan ke Afrika Selatan (Afsel) mengingat adanya varian baru COVID-19 yang mewabah di negara tersebut.

Seluruh warga asing yang punya riwayat perjalanan ke Afrika Selatan dalam waktu 14 hari terakhir dilarang masuk dan transit di Singapura, meskipun mereka telah mengantongi izin tinggal jangka panjang dan jangka pendek, kata Kementerian Kesehatan.

Sementara itu, warga Singapura dan penduduk tetap diperbolehkan masuk ke Singapura tetapi mereka wajib mengikuti tes usap COVID-19 setibanya di Singapura dan menjalani karantina 14 hari.

"Virus jenis baru ini diyakini lebih mudah menular, tetapi belum ada bukti cukup yang menunjukkan tingkat keparahan varian baru virus, respon antibodi atau kemanjuran vaksin," kata Kementerian Kesehatan Singapura menerangkan.

Berbagai pertanyaan terkait varian baru virus masih didalami oleh para ahli. Kementerian Kesehatan mengatakan pihaknya akan memeriksa berbagai data yang tersedia dan mengevaluasi kebijakan terkait pembukaan perbatasan.

Larangan masuk ke Singapura untuk warga asing yang punya riwayat perjalanan ke Afrika Selatan akan berlaku sejak 4 Januari 2021.

Sumber: Reuters


Baca juga: Pengawasan kedatangan pelaku perjalanan dari luar negeri diperketat

Baca juga: WHO berkoordinasi dengan pejabat Inggris mengenai varian baru COVID

Penerjemah: Genta Tenri Mawangi
Editor: Fardah Assegaf
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar