Tingkat kesembuhan COVID-19 di Papua jadi 90 persen

Tingkat kesembuhan COVID-19 di Papua jadi 90 persen

Data Perkembangan COVID-19 di Papua hingga Jumat (1/1). ANTARA/HO

Jayapura (ANTARA) - Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Provinsi Papua menyatakan tingkat kesembuhan pasien yang terinfeksi virus corona kembali meningkat menjadi 90,1 persen.
 
Data kumulatif hingga Jumat (1/1) tercatat 13.444 orang yang positif COVID-19, dan dari jumlah tersebut yang sembuh sebanyak 12.112 orang atau 90,1 persen.
 
Jubir SGPP COVID-19 Papua dr Silwanus Sumule ketika ditanya ANTARA terkait tingginya tingkat kesembuhan COVID-19 di Papua, Sabtu sore di Jayapura, menyatakan dirinya masih menunggu data.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 di Kaltim bertambah 319 orang
 
Data dari SGPP COVID-19 Papua mengungkapkan, akibat virus corona baru tercatat 1.092 orang atau 8,1 persen yang sebagian besar menjalani diisolasi mandiri di rumah atau mengikuti karantina terpusat dan dirawat di rumah sakit.
 
Sedangkan yang meninggal tercatat 240 orang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Papua.
 
Kepala Dinas Kesehatan Kota Jayapura dr Ni Nyoman Antari secara terpisah mengakui, tingkat kesembuhan di Kota Jayapura mencapai 94,14 persen.

Baca juga: Kasus positif COVID-19 Indonesia bertambah 8.002, jadi 735.124 kasus
 
Secara kumulatif hingga Kamis (31/12) tercatat dari 6.125 orang yang terpapar dan sembuh dari COVID-19 tercatat 5.766 orang dan meninggal 104 orang.
 
Tingginya tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Jayapura karena mereka yang terjangkit sebagian besar masuk kategori orang tanpa gejala (OTG).
 
Walaupun demikian pihaknya berharap masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan dengan selalu menggunakan masker, jaga jarak dan rajin mencuci tangan, jata dr. Nyoman Antari.

Baca juga: Pasien positif COVID-19 di DIY bertambah 296 menjadi 11.898 kasus
 
Ditambah, saat ini yang dirawat tercatat 225 orang dan dari jumlah tersebut yang dirawat dikarantina terpusat yang disediakan Pemkot Jayapura di LPMP Kotaraja 24 orang.
 
Warga kota lebih memilih melakukan isolasi di rumah terutama yang OTG, kata Kadinkes Kota Jayapura dr. Nyoman Antari.

Pewarta: Evarukdijati
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar