Biofarma mulai distribusikan 3 juta vaksin COVID-19 ke 34 provinsi

Biofarma mulai distribusikan 3 juta vaksin COVID-19 ke 34 provinsi

Tangkapan layar - Juru Bicara Vaksin COVID-19 Biofarma Bambang Herianto dalam keterangan pers secara daring di Jakarta, Minggu (2/1/2021). ANTARA/Tangkapan layar Youtube Kementerian Kesehatan RI/pri.

Mulai hari ini vaksin akan kita distribusikan ke 34 provinsi
Jakarta (ANTARA) - PT Biofarma mulai mendistribusikan tiga juta dosis vaksin COVID-19 buatan Sinovac ke 34 provinsi di Indonesia pada hari Minggu ini untuk persiapan pelaksanaan program vaksinasi tahap pertama.

Juru Bicara Vaksin COVID-19 Biofarma Bambang Herianto dalam keterangan pers secara daring yang dipantau di Jakarta, Minggu, memastikan pendistribusian tiga juta dosis vaksin dilakukan hari ini sebagaimana pernyataan yang disampaikan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin bahwa vaksin akan didistribusikan sebelum masyarakat mulai kembali bekerja.

Baca juga: Ridwan Kamil jamin pengamanan vaksin yang sudah sampai ke Biofarma

"Mulai hari ini vaksin akan kita distribusikan ke 34 provinsi, sudah kami siapkan fasilitas layanan kesehatannya didukung 10 ribu lebih puskesmas, KKP, rumah sakit dan semua sudah disiapkan rantai dinginnya untuk terima vaksin ini," kata Bambang.

Ia menerangkan proses distribusi vaksin tidak hanya dilakukan oleh Biofarma melainkan melibatkan banyak pihak termasuk provinsi, kabupaten-kota dan puskesmas.

Baca juga: Pembelian vaksin AstraZeneca dan Novavax langkah awal akhiri pandemi

Bambang memastikan bahwa tiap sarana prasarana rantai dingin yang disiapkan telah memenuhi standar spesifikasi vaksin yaitu pada rentang suhu 2 sampai dengan 8 derajat Celcius guna menjamin kualitas dan mutu vaksin yang diterima masyarakat.

Kendati vaksin didistribusikan hari ini, pelaksanaan program vaksinasi akan dimulai segera setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI menerbitkan izin penggunaan darurat.

Baca juga: TNI-Polri jaga kantor PT Bio Farma tempat vaksin COVID-19 disimpan

Bambang menjelaskan vaksin Sinovac yang diterima Indonesia juga sudah melalui serangkaian pengujian mutu kembali oleh PT Biofarma dan BPOM RI.

Pengujian dilakukan dalam rangka menjaga kualitas dan keamanan vaksin agar terjamin dalam proses produksi hingga distribusi ke masyarakat.

Baca juga: 1,8 juta dosis vaksin COVID-19 dari Sinovac tiba di Indonesia

Juru Bicara Vaksin COVID-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menyampaikan bahwa program vaksinasi COVID-19 di Indonesia akan dilakukan selama 15 bulan dan dilakukan dalam dua tahap.

Tahap pertama vaksinasi COVID-19 berlangsung dalam periode Januari hingga April 2021, dan periode kedua vaksinasi berlangsung mulai Maret 2021 hingga Maret 2022. Sasaran program vaksinasi COVID-19 di Indonesia yaitu pada 181,5 juta penduduk.


#satgascovid19
#ingatpesanibupakaimasker

Baca juga: Menlu RI: EUA vaksin AstraZeneca permudah pemberian izin di Indonesia

Baca juga: Menkes: Vaksin segera didistribusikan ke 34 provinsi


 

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kilas NusAntara Edisi COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar