Liga 1 Indonesia

Persija minta PSSI segera tentukan nasib kompetisi

Persija minta PSSI segera tentukan nasib kompetisi

Presiden klub Persija Mohamad Prapanca (kiri), Bek tengah Persija Jakarta Ryuji Utomo (tengah), dan agen Ryuji Gabriel Budi (kanan) berfoto di Kantor Persija, Jakarta, Selasa (1/12), setelah memastikan peminjaman Ryuji ke klub Malaysia Penang FC. ANTARA/HO-Persija/am.

Jakarta (ANTARA) - Manajemen Persija Jakarta meminta kepada PSSI untuk segera menentukan nasib kompetisi Liga 1 Indonesia yang hingga saat ini belum menemui titik terang akibat tak dikantonginya izin penyelenggaraan dari pihak kepolisian.

"Kami memerlukan kepastian terkait kelanjutan kompetisi, apakah akan berjalan atau tidak," ujar direktur Persija Jakarta Ferry Paulus seperti dikutip dalam laman resmi klub dari Jakarta, Minggu.

Ferry mengatakan keputusan PSSI bakal menjadi pertimbangan utama bagi Macan Kemayoran untuk menentukan langkah terbaik untuk tim.

Baca juga: LIB bentuk Satgas Penanganan COVID-19 di Liga 1 dan 2 musim 2020

Salah satu yang membuat bimbang yakni soal kontrak pemain. Sejumlah pemain kontraknya akan habis dalam waktu dekat dan klub tak tahu apakah akan tetap memperpanjang atau melepasnya seiring ketiadaan kompetisi.

"(Keputusan PSSI) ini untuk menentukan langkah selanjutnya untuk tim, termasuk nantinya terkait kelanjutan kontrak beberapa pemain yang akan habis. Untuk saat ini, kami belum bisa mengambil keputusan karena ini semua tergantung pada kepastian kompetisi berjalan atau tidak," kata dia.

Dalam kabar terakhir, PSSI dan PT Liga Indonesia Baru masih berupaya meyakinkan kepolisian untuk bisa mengeluarkan surat rekomendasi. Federasi dan operator ingin kompetisi bisa berjalan pada awal Februari sesuai rencana awal.

Baca juga: Persija jalani tes usap COVID-19 sebelum Liga 1
Baca juga: LIB: klub Liga 1 dan 2 wajib miliki SOP pencegahan COVID-19


Meski belum ada kejelasan kompetisi berjalan kembali atau tidak, baru-baru ini Persija dinobatkan sebagai klub terpopuler ketiga di Asia berdasarkan hasil jajak pendapat yang digelar konfederasi sepak bola Asia (AFC) sejak 27 Desember 2020 hingga pada 1 Januari 2021.

Bahkan pada jajak pendapat sebelumnya, Persija dinobatkan sebagai yang terpopuler di ASEAN, mengalahkan tim-tim besar Asia Tenggara seperti Johor Darul Ta’zim. Raihan itu tentunya diapresiasi oleh manajemen Macan Kemayoran.

Manajemen melihat, di balik prestasi itu tersimpan kerinduan pecinta sepakbola tanah air untuk menyaksikan klub kesayangannya berlaga, meski lewat layar kaca. Di samping itu berharap bisa menjadi pemantik bagi kepolisian dalam memberikan izin kompetisi.

"Semua pihak sudah merindukan kompetisi bergulir kembali, apalagi para penggemar sepak bola. Lebih jauh lagi, dengan adanya kompetisi, semua kegiatan di Klub dan tim Persija akan kembali berjalan," kata dia.

Baca juga: Osvaldo Haay kerasan di Persija Jakarta
Baca juga: Marko Simic bertekad pertahankan performa pada 2021

Pewarta: Asep Firmansyah
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Persebaya juara Piala Gubernur Jatim

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar