DKI distribusi 7.127 buku selama 2020 di Jakarta Utara

DKI distribusi 7.127 buku selama 2020 di Jakarta Utara

Seorang anak membaca buku koleksi dari Bemo Baca milik Sutino (60) bertepatan dengan Hari Aksara Internasional (HAI) di Jakarta, Selasa (8/9/2020). ANTARA FOTO/Aprillio Akbar/foc

Ribuan buku yang didistribusikan itu terdiri dari 896 judul
Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendistribusikan 7.127 eksemplar buku selama 2020 di Jakarta Utara untuk meningkatkan literasi masyarakat.

"Ribuan buku yang didistribusikan itu terdiri dari 896 judul," kata Kepala Suku Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Jakarta Utara, Wahyu Prabowo di Jakarta, Senin.

Buku tersebut didistribusikan ke 25 lokasi baik perpustakaan umum dan swasta, maupun pojok baca yang berada di kantor pemerintah, sekolah, hingga Ruang Terpadu Ramah Anak (RPTRA).

Pendistribusian buku ini diharapkan dapat menunjang koleksi buku perpustakaan maupun pojok baca sebagai upaya meningkatkan literasi masyarakat.

"Kami punya program NSP (Nasional Standar Perpustakaan) yang berada di Kantor Kelurahan Penjaringan. Jadi, kami juga turut menambah koleksi buku di sana. Begitu pun perpustakaan umum dan swasta maupun pojok baca lainnya," jelasnya.

Sementara untuk 2021, pihaknya akan melaksanakan sejumlah kegiatan daring di antaranya wisata literasi hingga pembinaan tenaga perpustakaan.

"Kami juga sedang mengembangkan sistem digitalisasi OCAL (One Card All Library). Sistem ini berisi rangkuman buku yang dapat diakses masyarakat," jelas Wahyu.

Baca juga: Pejuang literasi di gang-gang kecil
Baca juga: Budaya literasi harus dimulai dari generasi termuda

Pewarta: Fauzi
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita Palupi bangun pojok literasi di pinggiran Jakarta

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar