Polda Kalbar kawal kedatangan vaksin Sinovac dari Bandara ke Dinkes

Polda Kalbar kawal kedatangan vaksin Sinovac dari Bandara ke Dinkes

Polda Kalbar mengerahkan ratusan personel polisi dan menurunkan kendaraan taktis dalam mengawal kedatangan dan pengiriman vaksin Sinovac ke tempat penyimpanan vaksin milik Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar, Selasa, (5/1/2021). ANTARA/HO-Polda Kalbar/am.

Pontianak (ANTARA) - Jajaran Polda Kalbar, Selasa, mengerahkan ratusan personel polisi dan menurunkan kendaraan taktis dalam mengawal kedatangan dan pengiriman vaksin Sinovac ke tempat penyimpanan vaksin milik Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.

"Vaksin Sinovac tiba di Bandara Internasional Supadio Pontianak pada hari Selasa pagi, dan langsung mendapatkan pengamanan dan pengawalan oleh jajaran Polda Kalbar," kata Kabid Humas Polda Kalbar, Kombes (Pol) Donny Charles Go di Pontianak.

Vaksin Covid-19 diberangkatkan pada Selasa, pukul 08.00 WIB dari Bio Farma ke Soekarno Hatta dan tiba di Bandara Supadio pada pukul 09.30 WIB, katanya.

Baca juga: Kemenkes optimistis vaksin COVID-19 Sinovac segera dapat izin BPOM
Baca juga: Banten terima 14.560 dosis vaksin COVID-19 Sinovac


"Terkait distribusi vaksin, Polda Kalbar melakukan pengamanan dan pengawalan secara khusus. Dari segi personel hingga kendaraan taktis dilibatkan untuk mendukung pengawalan dan pengamanan tersebut," ujarnya.

Donny melanjutkan, setibanya di Bandara Supadio Pontianak, vaksin Sinovac langsung dibawa tempat penyimpanan vaksin milik Dinas Kesehatan Provinsi Kalbar.

"Selain pengawalan saat distribusi dari Bandara Supadio Pontianak ke Dinkes Provinsi Kalbar, selama di tempat penyimpanan vaksin juga akan diberikan pengamanan," katanya.

Donny menambahkan, pengawalan juga akan pihaknya lakukan hingga sampai ke seluruh daerah di Kalbar untuk memastikan vaksin sampai tujuan tanpa ada hambatan.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Kalbar, Harisson, mengatakan akan segera melakukan vaksinasi COVID-19 dengan jenis vaksin Sinovac kepada 26.551 tenaga kesehatan yang ada di provinsi itu mulai tanggal 14 Januari sampai dengan April 2021.

"Berdasarkan data dari bidang Sumber Daya Manusia Kementerian Kesehatan, per-1 Januari 2021, jumlah tenaga kesehatan yang ada di Kalbar sebanyak 26.651 orang. Jadi, mereka ini yang akan mendapatkan vaksinasi pertama, baik tenaga kesehatan kesehatan dengan status pegawai negeri maupun yang swasta yang honorer atau yang kontrak, semua didaftarkan untuk program vaksinasi ini," katanya.

Menurut dia, hari ini pihaknya akan mulai menerima 18.360 vaksin Sinovac dari Kementerian Kesehatan yang dikirim melalui jalur udara.

Baca juga: Jubir Vaksinasi BPOM sebut EUA untuk vaksin Sinovac masih dalam proses
Baca juga: Thailand akan terima 200 ribu vaksin Sinovac pada Februari

Pewarta: Andilala
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Kemenkes: Belum ada rencana vaksinasi tiga dosis

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar