Kasus sembuh COVID-19 bertambah 64 orang di Denpasar

Kasus sembuh COVID-19 bertambah 64 orang di Denpasar

Juru Bicara Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai. ANTARA/I Komang Suparta/am.

Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Provinsi Bali menyatakan hari ini ada peningkatan kesembuhan pasien sebanyak 46 orang dari 285 orang yang masih di rawat di rumah sakit rujukan setempat.

Juru Bicara Tim GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Selasa, mengatakan hari ini tercatat sebanyak 64 orang sembuh dari virus corona.

"Kalau dari data tingkat kesembuhan sudah semakin meningkat di masing-masing kecamatan di Denpasar. Namun memang di sisi lain masih juga ada warga yang terpapar COVID-19," ujarnya.

Ia mengatakan warga yang terpapar positif COVID-19 tercatat sebanyak 46 orang yang tersebar di 21 wilayah desa dan kelurahan dan seorang pasien COVID-19 di Kota Denpasar dinyatakan meninggal dunia.

Terkait kasus meninggal dunia, kata Dewa Rai, pasien diketahui seorang laki-laki usia 56 tahun dengan status domisili di Desa Pemogan. Pasien dinyatakan positif COVID-19 pada 27 Desember 2020 dan dinyatakan meninggal dunia 4 Januari 2021.

Baca juga: GTPP Denpasar sebutkan 42 pasien sembuh COVID-19

Baca juga: Angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar 93,08 persen


Berdasarkan data GTPP COVID-19 Kota Denpasar, terjadi lonjakan kasus di enam wilayah desa/kelurahan. Yakni Kelurahan Panjer dan Kelurahan Sesetan mencatatkan penambahan kasus tertinggi dengan enam kasus baru. Di susul Desa Sanur Kaja yang mencatat penambahan kasus sebanyak empat orang. Desa Sanur Kaja, Kelurahan Renon dan Kelurahan Tonja turut mencatatkan penambahan kasus sebanyak tiga orang.

Begitu juga di Kelurahan Pedungan, Peguyangan, Serangan dan Kelurahan Tonja mencatat penambahan kasus sebanyak dua orang, dan sebanyak sembilan desa/kelurahan mencatat penambahan kasus sebanyak satu orang. Sedangkan sebanyak 22 desa/kelurahan lainnya tak ada penambahan kasus.

Dewa Rai mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan wilayah resiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

Langkah yang dilakukan tim GTPP Denpasar dengan melaksanakan operasi yustisi protokol kesehatan, sosialisasi dan edukasi berkelanjutan secara rutin dengan menggunakan mobil keliling dilengkapi pengeras suara untuk memberikan imbauan kepada masyarakat, serta melaksanakan penyemprotan disinfektan wilayah secara terpadu.

"Mari bersama-sama lebih waspada dan disiplin menerapkan protokol kesehatan, termasuk dalam lingkup rumah tangga dan lingkungan sekitar rumah," ujar Dewa Rai.

Berdasarkan data, secara akumulatif kasus positif tercatat 4.902 kasus. Sedangkan angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai angka 4.508 orang (91,96 persen), meninggal dunia sebanyak 109 orang (2,22 persen) dan kasus aktif yang masih dalam perawatan sebanyak 285 orang (5,82 persen).

"Dengan menghindari kerumunan, selalu gunakan masker dan rajin mencuci tangan setelah melakukan aktivitas, selain itu mari bersama terapkan 3 M (menjaga jarak, menggunakan masker dan mencuci tangan)," kata Dewa Rai.

Baca juga: GTPP Denpasar: 20 orang sembuh dari COVID-19 di Denpasar

Baca juga: Tim Yustisi Denpasar jaring 30 orang pelanggar prokes

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Denpasar sasar 16.690 penerima vaksin gelombang dua

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar