Kecamatan Sawah Besar tutup tiga hari usai ASN terpapar COVID-19

Kecamatan Sawah Besar tutup tiga hari usai ASN terpapar COVID-19

Situasi pendaftaran untuk tes usap massal para pedagang ikan hias di lokasi binaan UMKM JP 23 Kecamatan Sawah Besar, Rabu (22/7/2020). (ANTARA/Livia Kristianti)

pelayanan masyarakat Kecamatan Sawah Besar tetap berjalan yakni melalui "drop box"
Jakarta (ANTARA) - Pimpinan Kecamatan Sawah Besar Jakarta Pusat menutup sementara kantor layanan selama tiga hari yakni pada tanggal 5-7 Januari menyusul salah seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) terpapar COVID-19.

"Hasil tes swab mandiri diketahui satu ASN positif COVID-19," kata Camat Sawah Besar, Prasetyo saat dikonfirmasi di Jakarta, Selasa.

Baca juga: Penggalian lubang jenazah COVID-19 di TPU Tegal Alur capai 60 liang

Prasetyo menuturkan ASN yang terpapar tersebut telah menjalani isolasi mandiri guna memutus mata rantai virus asal Wuhan China itu.

Selain itu, pihak Kecamatan Sawah Besar melakukan penyemprotan disinfektan selama tiga hari berturut-turut  selama kantor ditutup.

Baca juga: Cegah reinfeksi, Panti Bina Laras Cipayung perketat protokol kesehatan

Prasetyo mengatakan seluruh pegawai di Kecamatan Sawah Besar telah menjalani tes usap dan isolasi mandiri, serta bekerja dari rumah, meski hasil tes usapnya belum keluar.

Setelah tiga hari menjalani isolasi mandiri dan hasilnya negatif maka pegawai Kecamatan Sawah Besar bisa bekerja di Kantor Kelurahan Pasar Baru dan Mangga Dua Selatan.

Baca juga: Anies ajak warga Jakarta taklukan pandemi sebagai tantangan di 2021

Prasetyo memastikan pelayanan masyarakat Kecamatan Sawah Besar tetap berjalan yakni melalui "drop box".

Sejauh ini, Kecamatan Sawah Besar telah dua kali ditutup sementara, akibat kasus penularan COVID-19 yang menimpa pekerjanya.

Pewarta: Taufik Ridwan dan Livia Kristianti
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar