RS Ukrida jadi rujukan tangani pasien COVID-19 di Jakarta

RS Ukrida jadi rujukan tangani pasien COVID-19 di Jakarta

Petugas medis dan Unit Pelaksana Angkutan Sekolah (UPAS) Dishub DKI Jakarta mengevakuasi pasien manula terkonfirmasi COVID-19 dari panti di kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, menuju Rumah Sakit Umum Khusus Duren Sawit, Jakarta Timur, Selasa (22/12/2020) dini hari. ANTARA/HO-UPAS DKI/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menetapkan Rumah Sakit Ukrida Jakarta Barat menjadi rujukan penanganan pasien yang terpapar COVID-19.

Kepala Bagian Humas dan Pemasaran RS Ukrida Fanny Rahjati Lie di Jakarta, Selasa, menyatakan saat ini pihaknya merawat 14 pasien yang terpapar COVID-19.

"Jumlah pasien rawat inap untuk COVID-19 saat ini 14 orang dan kapasitas saat ini 50 tempat tidur," ujar Fanny Rahjati.

Sehingga kapasitas tempat tidur pasien COVID-19 di RS Ukrida telah terisi sebanyak 28 persen dari kapasitas seluruhnya.

Fanny menuturkan RS Ukrida mulai melayani pasien COVID-19 sejak 18 Desember 2020 dengan pelayanan tempat tidur unit perawatan intensif (ICU) untuk pasien COVID-19, namun jumlahnya belum dapat dipaparkan.

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmadi Riza Patria mengatakan Pemprov DKI telah menambah tiga rumah sakit rujukan COVID-19, yakni RS Ukrida Jakarta Barat, RS Antam Medika Jakarta Timur, dan RS Harapan Jayakarta Jakarta Timur.

Sehingga saat ini total rumah sakit rujukan di DKI Jakarta mencapai 101.

Selain menambah rumah sakit rujukan, Pemprov DKI Jakarta juga mengajukan penambahan tenaga kesehatan sebanyak 2.676 orang.

Baca juga: Jakarta sepekan, harga PCR hingga kekhawatiran klaster demo-kampus
Baca juga: Penambahan RS Rujukan COVID-19 Jakarta untuk antisipasi eskalasi kasus
Baca juga: Anies sebut sudah ada sekitar 100 RS Rujukan COVID-19 di Jakarta

Pewarta: Devi Nindy Sari Ramadhan
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Cerita kegiatan keseharian Aa Gym, hingga terkonfirmasi positif COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar