30 ribu dosis vaksin COVID-19 tiba di Makassar

30 ribu dosis vaksin COVID-19 tiba di Makassar

Petugas melintasi tempat penyimpanan vaksin COVID-19 Sinovac di Kantor Dinas Kesehatan Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa (5/2/2020). ANTARA FOTO/Abriawan Abhe/rwa.

Makassar (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan telah menerima 30 ribu dari 66.640 dosis vaksin COVID-19 untuk pengiriman awal oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan Sulsel dr Muhammad Ichsan Mustari di Makassar, Selasa, mengatakan 30 ribu unit vaksin COVID-19 telah tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin Makassar, sekitar Pukul 04.15 Wita.

"Sekarang sudah tiba di Makassar sebanyak 30 ribu unit dari total 66.640 dosis vaksin yang akan diterima Pemprov Sulsel pada tahap awal ini," ujarnya.

Ia mengatakan pengiriman Vaksin Sinovac COVID-19 yang jumlahnya sekitar 16 koli paket dari PT Bio Farma itu akan segera didistribusikan kepada 24 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.

Baca juga: Polda Sulsel siapkan personel kawal distribusi vaksin COVID-19

Baca juga: Sulsel terima 66.640 dosis vaksin COVID-19


Puluhan ribu dosis vaksin virus korona baru itu, kata dr Ichsan, disebar ke fasilitas layanan kesehatan yang ada di setiap kabupaten dan kota yang ada di Sulawesi Selatan. Pada tahap awal ini vaksin masih diperuntukkan bagi tenaga kesehatan.

"Semua vaksin yang diterima pada tahap pertama ini akan difokuskan kepada para tenaga kesehatan kita, jumlahnya sekitar 59 ribu lebih di fasilitas layanan kesehatan," katanya.

Adapun distribusi semua vaksin itu akan dilakukan oleh pihak kepolisian dan Kapolda Sulsel Irjen Pol Merdisyam yang ikut menjemput langsung vaksinnya juga memastikan akan mengawal paket vaksin tersebut hingga tiba di setiap daerah dengan aman.

Untuk pendistribusian, hampir setengahnya akan diberikan ke Pemkot Makassar yakni sebanyak 14.355 dosis vaksin.

Selanjutnya Pangkep (3.151 dosis), Kabupaten Bone (2.775 dosis), Wajo (2.385), Sidrap (2.269), Palopo (2.188 dosis) Gowa (2.155 dosis), Parepare (2.079 dosis) dan Bulukumba (2.079 dosis).

Berikutnya, Luwu (1.961 dosis), Luwu Timur (1.991 dosis), Pinrang (1.932 dosis), Soppeng (1.914 dosis), Sinjai (1.841 dosis), Barru (1.744 dosis), Selayar (1.665 dosis), Maros (1.545 dosis), Luwu Utara (1.566 dosis).

Kemudian, Tana Toraja (1.524 dosis), Toraja Utara (1.257 dosis), Jeneponto (2.015 dosis), Enrekang (1.719 dosis), Bantaeng (1.440 dosis), Takalar (1.307 dosis) dan stok Pemprov sebanyak 7.513 dosis.

"Jumlah keseluruhan vaksin COVID-19 yang diterima Provinsi Sulsel masih bersifat tentatif. Jumlahnya akan disesuaikan dengan kondisi terkini COVID-19 di Sulsel dan memang difokuskan untuk tenaga medis di 24 kabupaten/kota di Sulsel," ucapnya.

Pemerintah pusat mengirimkan vaksin tersebut menggunakan pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID-6196 dari Bandara Internasional Soekarno Hatta Jakarta.

Adapun pengiriman dalam dua paket dengan 7 koli atau 255.5 kilogram (kg) dan 9 koli atau 328.5 kg. Langsung dibawa menuju Kantor Dinas Kesehatan Sulsel menggunakan kendaraan jenis mobil boks.*

Baca juga: Dinkes Sulsel: Vaksinasi COVID-19 dilakukan pertengahan Januari

Baca juga: Sulsel siapkan ruang pendingin untuk simpan vaksin COVID-19

Pewarta: Muh. Hasanuddin
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021

Ridwan Kamil jawab isu relawan uji klinis vaksin terpapar COVID-19

Komentar menjadi tanggung jawab anda sesuai UU ITE

Komentar